Bupati Kolaka saat ini, H. Amri, S.STP., M.Si. (Dok. Wikipedia) (Mufida)
SULTRA - Jabatan Bupati Kolaka sekarang diemban oleh H. Amri, S.STP., M.Si. bersama Husmaluddin sebagai Wakil Bupati Kolaka untuk masa jabatan 2025-2030. Keduanya resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 sebagai kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024.
Pasangan Amri-Husmaluddin memperoleh kepercayaan masyarakat setelah memenangkan Pilkada Kolaka 2024 dengan perolehan 82.204 suara atau sekitar 59,85 persen dari total suara sah. Hasil tersebut menjadi salah satu kemenangan dengan selisih suara cukup meyakinkan di Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Mengenal Bupati Buton Utara Sekarang, Afirudin Mathara yang Memimpin Periode 2025–2030
Amri merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) ini telah lama berkecimpung di lingkungan pemerintahan. Pengalaman tersebut membuatnya memahami tata kelola administrasi daerah, mulai dari penyelenggaraan pelayanan publik hingga koordinasi antarlembaga pemerintahan.
Bekal sebagai birokrat kemudian menjadi modal saat mengikuti Pilkada Kolaka 2024 dan akhirnya dipercaya memimpin salah satu kabupaten dengan potensi industri dan perkebunan terbesar di Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Potensi Komoditas Perkebunan di Kolaka, Ada Kakao, Kelapa Sawit Hingga Pala
Mendampingi Amri adalah Husmaluddin, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang sebelumnya dikenal sebagai anggota sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kolaka periode 2019-2024.
Pengalaman di lembaga legislatif memberikan pemahaman mengenai proses penyusunan kebijakan daerah dan pengawasan pembangunan. Kolaborasi birokrat dan legislator tersebut menjadi kombinasi yang mewarnai pemerintahan Kabupaten Kolaka periode 2025-2030.
Amri dan Husmaluddin mulai menjalankan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati sejak 20 Februari 2025. Selama lima tahun ke depan, keduanya bertanggung jawab mengelola pemerintahan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kolaka.
Salah satu langkah yang cukup menonjol pada awal masa pemerintahan Amri adalah melakukan penyegaran organisasi perangkat daerah. Pada April 2026, Pemerintah Kabupaten Kolaka melantik delapan pejabat pimpinan tinggi pratama untuk mengisi sejumlah posisi strategis. Dalam sambutannya, Amri menegaskan bahwa rotasi tersebut bertujuan memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain pembenahan organisasi, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan investasi, pengembangan sektor perkebunan, perikanan, serta penguatan pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Kabupaten Kolaka memiliki karakter ekonomi yang beragam. Selain dikenal sebagai salah satu kawasan pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara, daerah ini juga memiliki sektor perkebunan, pertanian, dan perikanan yang menjadi mata pencaharian masyarakat.
Karena itu, kepemimpinan Amri dan Husmaluddin tidak hanya dituntut menjaga pertumbuhan investasi, tetapi juga memastikan pembangunan mampu memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat di perkotaan maupun pedesaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis