Sabtu, 16 MEI 2026 • 22:39 WIB

Rupiah Masuk Daftar? Ini 5 Negara dengan Nilai Mata Uang Terlemah terhadap Dolar AS

Author

Dolar terus melejit. (Freepik/jcomp) (Mufida)

SULTRA - Fenomena penguatan dolar Amerika Serikat membuat banyak negara mengalami tekanan nilai tukar dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, daftar negara dengan nilai mata uang terlemah kini tidak hanya diisi negara konflik atau ekonomi kecil, tetapi juga beberapa negara berkembang di Asia. Berdasarkan data Open Exchange per November 2025, terdapat sejumlah mata uang yang membutuhkan puluhan ribu unit hanya untuk mendapatkan 1 dolar AS.

Kondisi ini menjadi perhatian karena pelemahan mata uang dapat memengaruhi harga impor, daya beli masyarakat, hingga stabilitas ekonomi nasional. Dari lima negara dengan kurs terendah terhadap dolar AS, Indonesia juga masuk dalam daftar tersebut bersama Lebanon, Iran, Vietnam, dan Laos. 

Baca juga: Rupiah Terus Melemah, Ini Dampak Nyata yang Sering Tak Disadari

Mengapa Dolar AS Sangat Dominan?

Dolar AS merupakan mata uang paling banyak diperdagangkan di dunia dan menjadi acuan utama transaksi internasional. Beberapa faktor yang membuat dolar terus menguat antara lain:

  • Kebijakan suku bunga tinggi Amerika Serikat
  • Ketidakpastian ekonomi global
  • Konflik geopolitik
  • Arus investasi global menuju aset aman

Ketika investor global memilih menyimpan aset dalam dolar, mata uang negara berkembang biasanya ikut melemah.

Baca juga: Cek di Sini! Tempat Melihat Data Kurs Dolar yang Terus Melejit Hari Ini

5 Negara dengan Nilai Mata Uang Terlemah terhadap Dolar AS

1. Pound Lebanon (LBP)

Pound Lebanon menjadi mata uang terlemah di dunia saat ini.

Nilai tukarnya 1 USD = 89.556,36 Pound Lebanon.
1 LBP = 0,000011 USD.

2. Rial Iran (IRR)

Iran juga masuk dalam daftar negara dengan mata uang paling lemah terhadap dolar.

Nilai tukarnya 1 USD = 42.112,50 Rial Iran.
1 IRR = 0,000024 USD

Pelemahan rial Iran dipicu oleh sanksi ekonomi internasional dan ketidakstabilan geopolitik. Padahal Iran dikenal sebagai salah satu negara dengan cadangan minyak dan gas terbesar di dunia.

3. Dong Vietnam (VND)

Dong Vietnam berada di posisi berikutnya dengan kurs 1 USD = 26.345 Dong Vietnam.

1 VND = 0,000038 USD.

4. Kip Laos (LAK)

Kip Laos juga mengalami pelemahan signifikan terhadap dolar AS. Nilai tukarnya 1 USD = 26.315,78 Kip Laos atau 1 LAK = 0,000038 USD. Laos yang bergantung pada ekspor sumber daya alam ikut terdampak kondisi ekonomi global.

5. Rupiah Indonesia (IDR)

Rupiah Indonesia turut masuk dalam daftar mata uang dengan nilai rendah terhadap dolar AS. Nilai tukarnya:

1 USD = 16.719,64 Rupiah
1 IDR = 0,00006 USD

Meski begitu, kondisi Indonesia dinilai masih relatif stabil dibanding beberapa negara lain dalam daftar ini.

Tekanan yang dialami rupiah hari ini dipengaruhi oleh penguatan dolar global, kekhawatiran resesi dunia, arus modal asing keluar dan ketidakpastian ekonomi internasional. Namun Indonesia masih bertahan dengan cadangan devisa yang cukup kuat.

Penguatan dolar AS telah membuat banyak mata uang dunia mengalami tekanan, termasuk rupiah Indonesia. Berdasarkan data Open Exchange 2025, Lebanon, Iran, Vietnam, Laos, dan Indonesia masuk dalam daftar negara dengan nilai mata uang terlemah terhadap dolar AS.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Web Investing

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU