Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 03 JULI 2026 • 12:08 WIB

Listrik hingga Lampu Jalan Dominasi Aduan, Call Center 112 Kendari Terima 2.318 Panggilan Selama Juni

Listrik hingga Lampu Jalan Dominasi Aduan, Call Center 112 Kendari Terima 2.318 Panggilan Selama JuniCall Center 112 Kendari (Dok. Pemkot Kendari) (Mufida)

SULTRA - Layanan Call Center 112 Kota Kendari mencatat tingginya aktivitas pengaduan masyarakat sepanjang Juni 2026. Sebanyak 2.318 panggilan diterima selama satu bulan, dengan mayoritas merupakan laporan yang valid dan berhasil diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) maupun instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto, menyampaikan bahwa dari total panggilan yang masuk, 1.570 panggilan atau sekitar 68 persen dinyatakan valid. Sementara itu, 748 panggilan atau 32 persen tidak dapat diproses karena tergolong panggilan iseng (prank) maupun panggilan kosong.

Seluruh panggilan yang dinyatakan valid terlebih dahulu melalui proses verifikasi sebelum diubah menjadi laporan resmi. Hasilnya, sebanyak 167 tiket laporan diteruskan kepada OPD dan instansi yang memiliki kewenangan menangani setiap aduan.

Hingga akhir Juni, sebanyak 111 laporan atau sekitar 66 persen telah diselesaikan, sedangkan 56 laporan lainnya masih berada dalam tahap penanganan. Berdasarkan evaluasi layanan, kualitas pelayanan Call Center 112 Kota Kendari selama periode tersebut mencapai 67 persen.

Baca juga: Call Center 112 Kendari Terima Ribuan Panggilan, Aduan Sampah yang Paling Banyak

Data operasional juga memperlihatkan bahwa PLN menjadi instansi yang menerima laporan paling banyak. Tercatat ada 49 laporan terkait gangguan kelistrikan dan seluruhnya berhasil ditindaklanjuti. Capaian tersebut menunjukkan koordinasi yang berjalan baik antara Pemerintah Kota Kendari dan PLN dalam merespons keluhan masyarakat.

Sementara itu, Dinas Perhubungan menerima 28 laporan. Baru satu laporan yang dinyatakan selesai, sedangkan sisanya masih dalam proses penyelesaian. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menangani 15 laporan, sedangkan Satpol PP berhasil menyelesaikan seluruh 18 laporan yang diterima. Hal serupa juga dilakukan Polres Kendari yang menuntaskan seluruh 12 laporan dari masyarakat.

Jika dilihat berdasarkan jenis pengaduan, persoalan gangguan kelistrikan akibat konsleting menjadi laporan yang paling banyak disampaikan warga dengan 28 kasus. Jumlah yang sama juga tercatat pada laporan kerusakan lampu penerangan jalan umum (PJU).

Selain itu, masyarakat turut melaporkan permintaan penebangan pohon sebanyak 14 kasus, penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sebanyak enam kasus, serta berbagai persoalan lain yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan, keamanan, kesehatan, dan ketertiban umum. Menurut Sahuriyanto, dominasi laporan yang valid menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Call Center 112 sebagai sarana penyampaian pengaduan dan keadaan darurat.

Meski demikian, masih adanya sejumlah laporan yang belum selesai menjadi perhatian agar koordinasi lintas OPD terus diperkuat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Kendari

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Listrik hingga Lampu Jalan Dominasi Aduan, Call Center 112 Kendari Terima 2.318 Panggilan Selama Juni

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!