Ilustrasi gempa bumi di Buton, Sulawesi Tenggara. (AI Generated)
SULTRA - Gempa bumi tektonik dilaporkan mengguncang wilayah Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, akibat pergerakan sesar aktif.
Peristiwa ini dikonfirmasi oleh Nasrol Adil, Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, pada Senin (23/2/2026) pagi.
Menurut penjelasan Nasrol, getaran atau guncangan gempa tersebut terdeteksi pada pukul 07.39 WITA.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Muna-Buton Sepanjang 2,9 Km Segera Dimulai, Target 4 Tahun Selesai
Berdasarkan data teknis, pusat gempa berada di area laut dengan jarak sekitar 10 kilometer dari Buton pada kedalaman hanya 5 kilometer. Koordinat titik pusat gempa tercatat di 5,42 LS dan 122,92 BT.
"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 2,7," jelas Nasrol.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat sesar aktif," tambahnya.
Baca juga: Tenun Kamoohu Buton Tengah Menembus Forum Internasional di Jepang
Getaran dirasakan cukup nyata di Kecamatan Pasarwajo dengan skala intensitas II-III MMI. Warga melaporkan benda gantung yang bergoyang hingga sensasi getaran yang menyerupai truk saat melintas.
"Hingga pukul 08.37 Wita, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan," ungkapnya.
Di akhir keterangannya, pihak BMKG mengingatkan warga untuk tidak mudah termakan isu yang tidak jelas sumbernya.
Masyarakat diharapkan hanya memercayai rujukan informasi yang dibagikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang sudah terverifikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara