Ilustrasi jembatan. (Freepik/wirestock) (Mufida)
SULTRA - Jembatan Bahteramas di Teluk Kendari dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi perbincangan masyarakat karena sejumlah kasus orang melompat dari jembatan tersebut. Kondisi ini membuat muncul berbagai cerita dan spekulasi di tengah masyarakat, mulai dari anggapan lokasi yang angker hingga kisah-kisah misterius yang beredar dari mulut ke mulut.
Sebagai salah satu ikon Kota Kendari, Jembatan Bahteramas sebenarnya dibangun untuk menghubungkan kawasan Kota Lama dan Poasia sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat. Jembatan ini juga menjadi salah satu titik favorit warga untuk menikmati pemandangan sore hari.
Namun sejak beberapa tahun terakhir, nama jembatan tersebut mulai sering muncul dalam pemberitaan karena sejumlah insiden orang yang melompat ke perairan di bawahnya.
Baca juga: Jembatan Baru di Kolaka Resmi Dibuka, Akses Terisolasi Kini Terhubung untuk Ribuan Warga
Tidak ada catatan sejarah lama yang menyebut Jembatan Bahteramas sebagai lokasi yang memiliki legenda atau cerita mistis seperti beberapa tempat lain di Indonesia. Cerita-cerita yang berkembang justru muncul setelah beberapa kejadian tragis terjadi di lokasi tersebut.
Ketika sebuah tempat berulang kali dikaitkan dengan insiden yang sama, masyarakat biasanya mulai membangun narasi sendiri untuk menjelaskan kejadian tersebut. Dari sinilah muncul berbagai cerita yang kemudian berkembang menjadi legenda urban.
Sebagian warga mengaitkannya dengan hal-hal gaib, sementara yang lain melihatnya sebagai dampak dari tingginya tekanan sosial dan masalah pribadi yang dialami para korban.
Baca juga: Breaking News: Pria Melompat dari Jembatan Teluk Kendari Berhasil Diselamatkan
Di lingkungan sekitar Kota Lama dan Teluk Kendari, terdapat sejumlah cerita yang beredar mengenai sosok misterius atau suasana tertentu yang dianggap berbeda ketika malam hari. Sebagian besar cerita tersebut bersifat tutur lisan dan tidak memiliki bukti yang dapat diverifikasi.
Fenomena seperti ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Kendari. Banyak jembatan terkenal di berbagai kota Indonesia maupun dunia yang kemudian memiliki cerita mistis setelah terjadi kecelakaan atau tragedi berulang.
Para peneliti sosial menyebut kondisi ini sebagai bagian dari pembentukan legenda urban, yakni cerita yang lahir dari kombinasi antara fakta, pengalaman pribadi, dan imajinasi kolektif masyarakat.
Selain mitos yang berkembang, sejumlah ahli kesehatan mental menjelaskan adanya fenomena yang disebut copycat effect atau suicide contagion.
Fenomena ini terjadi ketika sebuah lokasi yang sering diberitakan sebagai tempat bunuh diri kemudian dikenal luas oleh masyarakat dan secara tidak langsung menjadi lokasi yang ditiru oleh orang lain yang mengalami kondisi psikologis serupa.
Dalam banyak kasus di dunia, lokasi seperti jembatan, gedung tinggi, atau jalur kereta api mengalami pola yang sama. Karena itu, para pakar kesehatan mental umumnya menyarankan agar pemberitaan mengenai kasus bunuh diri dilakukan secara hati-hati dan tidak menggambarkan lokasi sebagai tempat yang terkenal untuk mengakhiri hidup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis