Kendari Half Marathon 2026 (Dok. Pemkot Kendari) (Mufida)
SULTRA - Kendari Half Marathon 2026 mencatatkan peningkatan signifikan dengan diikuti lebih dari 3.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia. Jumlah tersebut menjadi capaian tertinggi sejak ajang ini pertama kali digelar dan memperkuat posisinya sebagai salah satu agenda sport tourism tahunan di Kota Kendari.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Balai Kota Kendari pada Minggu (26/7/2026) ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari. Selain menghadirkan kompetisi olahraga, kegiatan tersebut dirancang untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian melalui keterlibatan pelaku usaha lokal.
Baca juga: Sport Tourism Jadi Magnet Wisata Terbaru di Sulawesi Tenggara
Sebanyak empat nomor lomba dipertandingkan, yaitu kategori 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), 10 kilometer master, dan half marathon 21 kilometer (21K). Seluruh peserta memulai perlombaan dari halaman Balai Kota Kendari sebelum menempuh lintasan yang telah ditetapkan panitia dan kembali finis di lokasi yang sama.
Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melepas peserta kategori 5 kilometer. Usai seremoni pelepasan, Wali Kota turut berjalan bersama peserta menyusuri rute yang melintasi Jalan Abdullah Silondae, Jalan Made Sabara, Jalan Laute, kemudian kembali menuju Balai Kota Kendari.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman turut ambil bagian sebagai peserta kategori 5 kilometer. Kehadirannya di lintasan menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Kendari dalam membudayakan gaya hidup sehat melalui olahraga.
Penyelenggaraan tahun 2026 merupakan edisi ketiga Kendari Half Marathon. Dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar seribu peserta, jumlah pelari tahun ini meningkat hingga lebih dari tiga kali lipat. Peningkatan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dan komunitas lari yang terus berkembang terhadap ajang tersebut.
Pemerintah Kota Kendari juga menilai Kendari Half Marathon telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Event ini menjadi bagian dari strategi pengembangan sport tourism yang mampu memperkenalkan Kota Kendari kepada peserta dari berbagai daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Efek positif tersebut terlihat dari pelaksanaan Festival UMKM yang menjadi rangkaian Kendari Half Marathon sejak 23 Juli 2026. Selama kegiatan berlangsung, nilai transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp500 juta, dengan pelaku usaha kuliner, transportasi, hingga sektor perhotelan turut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi.
Baca juga: Geliat Ekonomi Kreatif di Kendari: Tren UMKM dan Inovasi Anak Muda
Pemerintah Kota Kendari berharap penyelenggaraan Kendari Half Marathon dapat terus berkembang setiap tahun, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas pelaksanaan, sehingga semakin banyak wisatawan dan komunitas olahraga yang datang ke Kota Kendari.
Partisipasi dalam kegiatan ini juga datang dari Anggota DPRD Kota Kendari Aprilia Puspita Wati yang mengikuti kategori 5 kilometer. Menurutnya, olahraga lari kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sehingga keberadaan Kendari Half Marathon dinilai mampu menggabungkan aktivitas olahraga dengan manfaat ekonomi bagi daerah.
Rangkaian Kendari Half Marathon 2026 ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para juara di setiap kategori perlombaan. Suasana penutupan semakin meriah dengan penampilan penyanyi Juan Reza yang menghibur ribuan peserta dan pengunjung, sekaligus menandai berakhirnya penyelenggaraan event tahunan yang berhasil memadukan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Kendari