Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 26 JULI 2026 • 19:31 WIB

Jagung Rebus PJR Konawe, Kuliner Legendaris yang Tak Pernah Sepi Pengunjung

Jagung Rebus PJR Konawe, Kuliner Legendaris yang Tak Pernah Sepi PengunjungPariwisata kuliner jagung di Konawe (Sumber: Liputan langsung) (Mufida)

SULTRA - Pariwisata kuliner di Kabupaten Konawe menghadirkan salah satu ikon yang telah dikenal masyarakat Sulawesi Tenggara, yakni kawasan Penjual Jagung Rebus (PJR) di Desa Amesiu, Kecamatan Pondidaha. Deretan lapak yang menjajakan jagung rebus hangat di tepi jalan ini telah berkembang menjadi destinasi kuliner yang selalu ramai dikunjungi wisatawan maupun pengendara yang melintas di jalur Kendari-Unaaha.

Pengunjung dapat menikmati jagung rebus yang baru diangkat dari panci sambil menikmati udara pedesaan dan panorama hijau khas Konawe

Baca juga: Kelapa, Kakao hingga Cengkih, Mengenal Komoditas Perkebunan Unggulan Konawe Raya

Wisata Kuliner yang Sudah Melekat dengan Nama Konawe

Bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, singgah di PJR sudah menjadi tradisi ketika bepergian menuju atau dari Kabupaten Konawe. Bahkan, kawasan ini telah menjadi salah satu identitas kuliner daerah yang dikenal luas.

Popularitas PJR tidak muncul begitu saja. Aktivitas berjualan jagung rebus di Desa Amesiu telah berlangsung selama bertahun-tahun dan bahkan menjadi objek penelitian akademik mengenai strategi pedagang dalam mempertahankan usahanya. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan PJR bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat setempat.

Baca juga: Berburu Kuliner Hidden Gem di Kendari, Rasanya Bintang Lima Harga Kaki Lima!

Sensasi Menikmati Jagung Rebus di Tengah Hamparan Sawah

Daya tarik utama PJR tentu saja terletak pada jagung rebusnya. Jagung yang digunakan umumnya berasal dari hasil panen petani lokal sehingga memiliki cita rasa manis alami dengan tekstur yang lembut.

Jagung disajikan dalam keadaan hangat tanpa banyak tambahan bumbu. Jagung rebus disajikan bersama garam dan jeruk nipis. Penjual jagung juga biasanya menjual makanan lain serta minuman. Kesederhanaan penyajian tersebut justru membuat rasa asli jagung lebih terasa.

Suasana pedesaan menjadi pelengkap pengalaman kuliner. Hamparan persawahan yang membentang di sekitar kawasan memberikan pemandangan yang menenangkan, terutama saat sore hari.

Jagung Rebus PJR Konawe, Kuliner Legendaris yang Tak Pernah Sepi PengunjungJagung rebus PJR (Sumber: Liputan Langsung) (Mufida)

Jagung Rebus PJR Konawe, Kuliner Legendaris yang Tak Pernah Sepi PengunjungMenikmati jagung rebus PJR (Sumber: Liputan Langsung) (Mufida)

Jagung Rebus PJR Konawe, Kuliner Legendaris yang Tak Pernah Sepi PengunjungMenikmati jagung rebus PJR (Sumber: Liputan Langsung (Mufida)

Mengapa PJR Selalu Ramai Dikunjungi?

Lokasi PJR yang berada di jalur utama membuat kawasan ini mudah dijangkau. Banyak wisatawan maupun pengendara menjadikan tempat ini sebagai lokasi beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kendari, Unaaha, maupun daerah lain di Sulawesi Tenggara.

Selain harga yang relatif terjangkau, suasana yang nyaman juga menjadi alasan pengunjung betah berlama-lama. Tidak sedikit keluarga yang sengaja datang hanya untuk menikmati jagung rebus sambil bercengkerama dengan latar pemandangan persawahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Pengalaman Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jagung Rebus PJR Konawe, Kuliner Legendaris yang Tak Pernah Sepi Pengunjung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!