Ilustrasi pelabuhan. (Freepik/rawpixel.com) (Mufida)
SULTRA - Pelabuhan di Sulawesi Tenggara merupakan tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan. Mulai dari pelabuhan penumpang di Kendari, dermaga wisata di Wakatobi, hingga pelabuhan feri penghubung antarkabupaten, seluruh jaringan transportasi laut ini berperan penting dalam aktivitas ekonomi, pariwisata, dan distribusi logistik di Sultra.
Sebagai provinsi dengan banyak wilayah kepulauan, Sulawesi Tenggara sangat bergantung pada transportasi laut. Tidak hanya untuk perjalanan masyarakat lokal, pelabuhan di daerah ini juga menjadi akses utama wisatawan menuju destinasi bahari seperti Wakatobi, Labengki, hingga Pulau Bokori.
Pelabuhan Nusantara Kendari merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Sulawesi Tenggara. Pelabuhan Nusantara menjadi pusat dari perpindahan penumpang antarpulau, bongkar muat logistik, serta tempat sandar kapal Pelni dan kapal perintis. Rute yang dilayani:
Kendari - Makassar
Kendari - BauBau
Kendari - Raha
Kendari - Wakatobi
Pelabuhan ini menjadi pusat aktivitas laut utama masyarakat Sultra karena terhubung langsung dengan berbagai wilayah kepulauan.
Baca juga: Jalur Panjang Menuju Laut, Mengurai Proses Perizinan Kemenhub untuk Kapal Cepat di Indonesia
Pelabuhan ferry di kawasan Torobulu dan Tampo menjadi jalur vital penghubung darat dan laut antara Sulawesi Tenggara dengan Sulawesi Selatan. Rute paling populer di pelabuhan ini adalah dari Torobulu ke Tampo.
Jalur ini sering dipilih masyarakat yang bepergian dari Kendari menuju wilayah selatan Sulawesi tanpa harus memutar lewat jalur darat panjang.
Pelabuhan Murhum menjadi akses utama wilayah Kepulauan Buton dan sekitarnya. Pelabuhan ini melayani kapal Pelni dan kapal cepat serta angkutan logistik antarpulau. Para penumpang yang berada di pelabuhan ini mayoritas memilih rute BauBau - Makassar, BauBau - Wakatobi, serta BauBau - Ambon.
Lokasinya yang strategis membuat BauBau berkembang sebagai salah satu kota pelabuhan penting di kawasan timur Indonesia.
Pelabuhan Wanci menjadi pintu masuk wisatawan menuju kawasan wisata laut Wakatobi. Secara umum, pelabuhan inilah tempat penyeberangan antarpulau Wakatobi, dermaga kapal wisata, dan transportasi masyarakat lokal. Dari pelabuhan ini, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan menuju:
Selain kapal reguler, tersedia juga speedboat untuk perjalanan wisata tertentu.
Dermaga ini menjadi titik keberangkatan wisatawan menuju:
Sebagian besar wisatawan berangkat dari kawasan Kendari atau Konawe Utara sebelum menyeberang menuju pulau-pulau wisata tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis