Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 20 JANUARI 2026 • 10:54 WIB

Daftar UMKM Unggulan di Kendari, Dari Kuliner hingga Kerajinan

Daftar UMKM Unggulan di Kendari, Dari Kuliner hingga KerajinanKacang mete, salah satu produk unggulan UMKM dari Kendari. (Freepik/stockking) (Mufida)

SULTRA - Keberadaan umkm unggulan di Kota Kendari menjadi fondasi penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Di tengah pertumbuhan sektor jasa dan pariwisata, UMKM tetap menjadi penggerak utama ekonomi rakyat dengan menyerap tenaga kerja, memanfaatkan bahan baku lokal, serta menciptakan produk bernilai tambah. Pemerintah daerah dan berbagai komunitas juga terus mendorong UMKM unggulan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

UMKM di Kendari berkembang dari sektor kuliner, perikanan, pertanian, hingga ekonomi kreatif berbasis budaya lokal Sulawesi Tenggara. UMKM unggulan memiliki peran strategis, antara lain:

  • Menyerap tenaga kerja lokal dari berbagai latar belakang
  • Menjadi sumber penghasilan utama masyarakat skala mikro
  • Menggerakkan ekonomi berbasis komunitas
  • Menjaga stabilitas ekonomi daerah

Tidak semua UMKM otomatis disebut unggulan. Beberapa kriteria yang umum digunakan meliputi:

  • Produk memiliki keunikan atau ciri khas daerah
  • Kualitas produksi stabil dan berkelanjutan
  • Memiliki potensi pasar yang jelas
  • Menggunakan bahan baku lokal
  • Mampu menyerap tenaga kerja

UMKM yang memenuhi kriteria ini umumnya mendapat pendampingan, pelatihan, atau fasilitasi promosi dari pemerintah dan mitra swasta. Berikut daftar UMKM Unggulan di Kendari berdasarkan sektor.

1. UMKM Olahan Hasil Laut
Sebagai kota pesisir, Kendari memiliki banyak UMKM unggulan berbasis perikanan, seperti:

  • Abon ikan
  • Kerupuk ikan
  • Ikan asap dan ikan kering

Produk ini tidak hanya dipasarkan di Kendari, tetapi juga dikirim ke luar daerah sebagai oleh-oleh khas.

Baca juga: Kreativitas Tanpa Batas: Produk Warga Binaan Sultra Tembus Pasar Nasional

2. UMKM Olahan Mete dan Hasil Pertanian
Sulawesi Tenggara dikenal sebagai penghasil jambu mete. Di Kendari, UMKM mengolahnya menjadi:

  • Mete goreng aneka rasa
  • Camilan kemasan
  • Produk olahan bernilai jual tinggi

UMKM mete memiliki potensi besar menembus pasar nasional bahkan ekspor.

3. UMKM Kuliner Khas Daerah
Kuliner tradisional seperti sinonggi instan, olahan sagu, dan sambal khas Sultra menjadi identitas daerah yang dikembangkan dalam bentuk produk siap jual.

Baca juga: Muna dan Buton: Ladang Produk Tandingan Penyokong Swasembada

4. UMKM Kriya dan Produk Budaya
UMKM kriya memanfaatkan motif dan simbol budaya lokal dalam bentuk:

  • Tenun tradisional
  • Aksesori etnik
  • Produk dekorasi bernuansa lokal

Selain bernilai ekonomi, sektor ini berperan menjaga warisan budaya daerah. Meski potensinya besar, UMKM Kendari masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, pemasaran digital, dan akses pasar. Namun, peluang pengembangan tetap terbuka lebar melalui:

  • Digitalisasi pemasaran
  • Pemanfaatan marketplace
  • Integrasi UMKM dengan sektor pariwisata
  • Program pendampingan berkelanjutan

Penguatan UMKM unggulan bukan hanya soal peningkatan pendapatan, tetapi juga tentang kemandirian ekonomi dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Daftar UMKM Unggulan di Kendari, Dari Kuliner hingga Kerajinan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!