Ilustrasi snorkeling. (Freepik/jannoon028) (Mufida)
SULTRA - Hamparan laut biru dengan terumbu karang warna-warni menjadikan snorkeling di Sulawesi Tenggara sebagai salah satu pengalaman wisata bahari yang sulit dilupakan. Provinsi ini tidak hanya dikenal lewat Wakatobi yang mendunia, tetapi juga memiliki banyak spot snorkeling air dangkal di sekitar Kendari hingga pulau-pulau kecil yang masih relatif tenang dari keramaian wisata massal.
Sebagian besar lokasi snorkeling di Sulawesi Tenggara cocok untuk pemula maupun keluarga karena memiliki ombak yang cenderung tenang dan air yang sangat jernih, terutama saat musim kemarau.
Pulau Bokori menjadi salah satu spot snorkeling favorit dekat Kendari. Pulau pasir putih ini terkenal dengan air laut berwarna biru muda yang relatif tenang.
Snorkeling di sekitar bibir pantainya cocok bagi pemula karena Kedalaman air cukup dangkal, arus relatif aman, dan terumbu karang mudah dijangkau dari tepi pantai. Wisatawan biasanya bisa menemukan ikan kecil warna-warni hingga gugusan karang dangkal tanpa harus berenang terlalu jauh.
Baca juga: Mengenal Gua Lapahia di Sultra, Surga Cave Diving Alami Favorit Wisatawan Asing
Pulau Labengki dikenal karena lanskap lautnya yang dramatis dan kejernihan airnya. Spot snorkeling di sekitar pulau ini memiliki karang sehat dan ikan tropis yang cukup beragam.
Beberapa titik favorit biasanya berada di:
Jika berbicara soal snorkeling di Sulawesi Tenggara, nama Pulau Hoga hampir selalu masuk daftar utama. Pulau ini terkenal sebagai salah satu spot snorkeling terbaik di Indonesia. Pulau Hoga berada di kawasan Wakatobi dan dikenal memiliki terumbu karang yang masih sangat sehat, air laut jernih, serta banyak ikan tropis dan penyu laut.
Bahkan, kawasan ini disebut memiliki ratusan spesies karang dunia yang hidup di perairannya.
Pulau Tomia menjadi salah satu pusat wisata bawah laut di Wakatobi. Selain diving, Tomia juga populer untuk snorkeling karena memiliki spot dangkal dengan air sangat jernih. Beberapa area snorkeling populer di Tomia menghadirkan:
Namun, beberapa titik memiliki arus cukup kuat, sehingga wisatawan pemula disarankan menggunakan pemandu lokal.
Baca juga: 5 Pilihan Wisata Alam untuk Bulan Madu Tak Terlupakan di Sulawesi Tenggara
Biaya snorkeling di Sulawesi Tenggara relatif bervariasi tergantung lokasi dan fasilitas. Estimasi umum:
Untuk kawasan Wakatobi, harga biasanya lebih tinggi dibanding Kendari karena akses antarpulau yang lebih jauh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Adat Balangan