SULTRA - Upaya modernisasi gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kota Kendari dilakukan dengan diluncurkannya aplikasi Sistem Informasi Manajemen PKK atau SIM-PKK “MERONGA-PKK”. Peresmian aplikasi ini berlangsung bersamaan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) X PKK Kota Kendari 2025 di sebuah hotel di Kendari, Jumat (5/12/2025).
Aplikasi SIM-PKK ini dirancang sebagai pusat integrasi data, monitoring kegiatan, hingga pelaporan program di seluruh kecamatan dan kelurahan. Selama ini, pengelolaan informasi PKK masih bertumpu pada administrasi manual yang menyulitkan proses evaluasi dan sinkronisasi program. Dengan SIM-PKK, semua aktivitas dan perkembangan program dapat dipantau lebih cepat, transparan, dan terstruktur.
Baca juga: Pemkot Kendari Evaluasi Tiga Rusunawa, Dari Rumput Liar hingga Kerusakan Bangunan
Peluncuran aplikasi ini turut disaksikan oleh berbagai unsur pemerintahan, mulai dari istri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, jajaran pemerintah kota, hingga seluruh ketua PKK kecamatan dan kelurahan. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar forum diskusi, tetapi ruang untuk melakukan konsolidasi dan merumuskan strategi PKK yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menilai digitalisasi melalui SIM-PKK merupakan bagian penting dari upaya adaptasi PKK menghadapi tantangan pendidikan dan teknologi yang berkembang pesat.
Menurutnya, penyusunan program PKK harus dimulai dari perencanaan yang tertata, evaluasi yang jelas, dan mekanisme kerja yang mampu mengikuti dinamika masyarakat. Ketua TP PKK Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman, menambahkan bahwa Rakerda X kali ini juga menjadi momentum penandatanganan MoU dengan 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kerja sama tersebut dimaksudkan untuk memastikan seluruh program PKK berjalan selaras dengan kebijakan pembangunan nasional serta prioritas daerah, sekaligus memperkuat implementasi SIM-PKK di lapangan.
Baca juga: APBD Kendari 2026 Turun, Pemkot Tetap Dorong Program Prioritas dan Tata Kelola Kota Layak Huni
Dengan hadirnya MERONGA-PKK, Pemerintah Kota Kendari berharap pengelolaan PKK menjadi lebih efektif, terukur, dan mudah diakses. Digitalisasi ini diharapkan mampu mempercepat layanan pemberdayaan keluarga hingga ke level kelurahan, sekaligus memperkuat kinerja PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Kendari