Ilustrasi orang trekking (Magnific/jcomp) (Mufida)
SULTRA - Aktivitas trekking semakin diminati karena tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memberikan kesempatan melepas penat dari rutinitas perkotaan. Kendari dan wilayah sekitarnya memiliki sejumlah lokasi yang dapat ditempuh dalam waktu singkat dengan karakter jalur yang beragam.
Air Terjun Moramo di Kabupaten Konawe Selatan menjadi salah satu destinasi trekking paling populer di sekitar Kendari. Untuk mencapai air terjun utama, pengunjung harus berjalan kaki menyusuri jalur yang dikelilingi pepohonan rindang.
Perjalanan terasa menyenangkan karena jalurnya relatif landai dan cocok bagi pemula. Sesampainya di lokasi, pengunjung disuguhi air terjun bertingkat yang menjadi ikon wisata alam Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Tak Hanya Pantai, Ini Deretan Gunung di Kendari yang Cocok untuk Pendaki Pemula hingga Berpengalaman
Kebun Raya Kendari bukan hanya tempat edukasi tanaman, tetapi juga menawarkan jalur pedestrian yang nyaman untuk trekking ringan.
Lintasan yang membelah kawasan hutan koleksi memungkinkan pengunjung menikmati udara segar sambil mengamati beragam jenis flora khas Sulawesi.
Kawasan Gunung Nipa-Nipa menjadi favorit komunitas pecinta alam di Kendari. Jalur trekking melewati kawasan hutan lindung dengan suasana yang masih asri.
Dari beberapa titik, pengunjung dapat menikmati panorama Teluk Kendari dan hamparan pepohonan hijau yang membentang luas.
Taman Hutan Raya (Tahura) Nipa-Nipa memiliki beberapa jalur yang sering dimanfaatkan untuk trekking, pengamatan burung, hingga fotografi alam.
Vegetasi yang lebat menjadikan kawasan ini terasa sejuk meski dikunjungi pada pagi hingga siang hari.
Puncak Amarilis menjadi salah satu lokasi favorit untuk menikmati matahari terbit maupun matahari terbenam.
Jalur menuju puncak cukup singkat dengan tingkat kesulitan ringan hingga sedang sehingga banyak dipilih oleh pendaki pemula maupun komunitas olahraga.
Setiap lokasi memiliki karakter medan yang berbeda sehingga pengunjung dapat memilih sesuai kemampuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis