Rabu, 06 AGUSTUS 2025 • 18:33 WIB

UHO Wisuda 1.902 Lulusan, Rektor Tekankan Pentingnya Inovasi dan Pengabdian

Author

UHO Kendari mewisuda 1.902 lulusan dari berbagai jenjang dan jurusan pada 5 dan 6 Agustus 2025. (Freepik) (Mufida)

SULTRA - Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari telah resmi mewisuda 1.902 peserta lulusan periode April–Juli 2025 dalam dua sesi yang digelar di Auditorium Mokodompit, 5–6 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi peneguhan kompetensi akademik para alumni UHO.

Baca juga: Era Baru UHO Dimulai: Prof. Armid Resmi Dilantik Jadi Rektor 2025–2029

Wisuda yang dilaksanakan selama dua hari ini memiliki rincian peserta sebagai berikut:

  • Hari pertama (5 Agustus): 954 lulusan dikukuhkan.
  • Hari kedua (6 Agustus): Sebanyak 948 orang menjalani prosesi wisuda, meliputi tujuh fakultas, yaitu FMIPA, FISIP, FT, FKM, FK, FIB, dan FH.

Sementara itu, untuk jenjang pendidikan lulusan mencakup:

  • Program Doktor ke-44
  • Magister ke-73
  • Profesi Dokter ke-41
  • Sarjana ke-106

Baca juga: Demo Ricuh Mahasiswa UHO Tolak Perpanjangan Jabatan Rektor Zamrun

Total keseluruhan mencapai 1.902 lulusan yang sekarang menjadi bagian dari keluarga besar UHO. Rektor UHO, Prof. Armid, mengawali sambutannya dengan menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses akademik. Baginya, wisuda menandai titik awal pengabdian nyata pada masyarakat dan dunia kerja yang terus berkembang. Ia mengajak para lulusan untuk tidak berhenti belajar, tetapi terus memperbarui ilmu dan menjadikannya sebagai penggerak perubahan.

Lebih jauh, dalam pesannya, Prof. Armid menekankan pentingnya perencanaan karier yang matang dan kesiapan mental menghadapi lanskap global. Menurutnya, sukses bukan datang secara otomatis; ia harus dirancang melalui ilmu yang mumpuni dan karakter yang kuat.

Baca juga: Mahasiswa MBM Sultra Kepung Kantor Wali Kota dan DPRD Baubau: Desak Perbaikan Jalan Rusak di Lea-Lea

Sebagai bagian dari upaya pemetaan lulusan, ia juga mengimbau alumni untuk aktif mengisi Tracer Study melalui situs tracer.uho.ac.id. Menurutnya, data tracer penting bagi penyesuaian kurikulum agar lebih relevan ketimbang kebutuhan industri. Selain itu, informasi ini menjadi bahan penilaian oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) terhadap kualitas suatu perguruan tinggi.

Prof. Armid menjelaskan bahwa data tracer studi dari alumni membantu universitas memahami jejak karier lulusan dan menyempurnakan daya saing kampus ke depan. Ia juga yakin partisipasi aktif dari alumni akan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu UHO ke tingkat internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Universitas Halu Oleo

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU