Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 25 JULI 2025 • 14:46 WIB

Mahasiswa MBM Sultra Kepung Kantor Wali Kota dan DPRD Baubau: Desak Perbaikan Jalan Rusak di Lea-Lea

Mahasiswa MBM Sultra Kepung Kantor Wali Kota dan DPRD Baubau: Desak Perbaikan Jalan Rusak di Lea-LeaIlustrasi jalan rusak (Freepik) (Mufida)

SULTRA - Seruan perbaikan infrastruktur bergema lantang dari halaman Kantor Wali Kota hingga Gedung DPRD Baubau. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Banteng Muda Sulawesi Tenggara (MBM Sultra) menggelar aksi demonstrasi untuk mendesak perhatian serius atas kerusakan jalan di Kelurahan Kalia-lia dan Kantalai, Kecamatan Lea-Lea.

Asar Buton, koordinator aksi, menggambarkan kondisi jalan yang memprihatinkan: berlubang, rusak berat, dan berubah menjadi kubangan saat musim hujan. “Ini bukan sekadar jalan rusak, tapi sudah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga, mulai dari anak sekolah hingga lansia. Aktivitas warga terganggu di semua lini—ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan,” tegasnya.

Baca juga: 130 Titik Lampu Jalan Siap Terangi Inner Ring Road Kendari, Target Rampung September

Dalam audiensi di Kantor Wali Kota, La Ode Maaruf, Kepala Bagian Umum yang mewakili Wali Kota Baubau, menanggapi dengan membuka pintu pengajuan ulang. “Usulan perbaikan silakan diajukan kembali secara resmi melalui lembaga, agar bisa dianggarkan di tahun berikutnya,” ujarnya.

Respons juga datang dari Ketua DPRD Kota Baubau, Ardin Jufri, didampingi Wakil Ketua I, Natas Aryu Prawira Tamim. Ia mengungkapkan bahwa perbaikan jalan di sejumlah titik memang telah diperjuangkan, namun keterbatasan anggaran membuat pelaksanaannya harus bertahap. “Kalia-lia akan menjadi prioritas selanjutnya setelah Kolese dan Lowu-Lowu. Kita upayakan secepatnya,” janji Ardin.

Baca juga: Industri Aspal Buton Resmi Masuk Proyek Strategis Nasional, Ribuan Lapangan Kerja Menanti

Dalam tuntutannya, massa aksi menyampaikan tiga poin utama:

  1. Mendesak dilakukan survei teknis dan verifikasi lapangan atas kondisi jalan yang rusak parah.
  2. Meminta agar perbaikan jalan di dua kelurahan tersebut masuk prioritas utama dalam APBD Perubahan maupun APBD tahun mendatang.
  3. Mendorong dibukanya ruang dialog resmi antara Pemerintah Kota Baubau, DPRD, dan warga agar aspirasi bisa tersampaikan secara langsung.
  4. Mengajak Komisi III DPRD Baubau untuk turun tangan dan mengawal aspirasi warga melalui fungsi pengawasan mereka.

Dengan suara lantang dan semangat solidaritas, para mahasiswa berharap langkah mereka bisa membuka mata dan telinga pemerintah terhadap jeritan warga di daerah pinggiran yang selama ini luput dari perhatian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bau-bau

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa MBM Sultra Kepung Kantor Wali Kota dan DPRD Baubau: Desak Perbaikan Jalan Rusak di Lea-Lea

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!