SULTRA - Tongkat estafet kepemimpinan Universitas Halu Oleo (UHO) resmi berpindah tangan. Hari ini, Jumat (1/8), Prof. Armid, S.Si., M.Si., M.Sc., D.Sc. dilantik sebagai Rektor UHO untuk periode 2025–2029 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Pelantikan berlangsung di Gedung Kemendiktisaintek, Jakarta, dalam prosesi tertutup yang bersifat rahasia namun penuh makna.
Prosesi ini menjadi penanda resmi bahwa Prof. Armid, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor IV UHO, kini mengemban tanggung jawab tertinggi dalam memimpin kampus kebanggaan Sulawesi Tenggara tersebut. Ia terpilih pada 16 Juni lalu dalam putaran pemilihan rektor, mengungguli dua kandidat kuat lainnya: Prof. Takdir Saili dan Prof. Ruslin, dengan perolehan suara tertinggi dari senat universitas, yakni 31 suara.
Baca juga: Rektor UHO Terpilih Dituduh Selingkuh, Pegawai yang Difitnah Ambil Jalur Hukum
Dalam undangan resmi bernomor 1495/A.A3/HM.00.08/2025 yang diterbitkan pada 31 Juli, Kemendiktisaintek menyatakan bahwa pelantikan ini bersifat “sangat segera dan rahasia”. Namun, semangat perubahan dan harapan akan kepemimpinan baru tak dapat disembunyikan. Surat tersebut juga menegaskan penetapan Prof. Armid sebagai rektor yang baru sekaligus mengundangnya untuk diambil sumpah dan janji jabatan.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga awal dari perjalanan besar menuju transformasi kampus. UHO, sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di kawasan timur Indonesia, kini berada dalam fase penting, menjawab tantangan zaman lewat inovasi akademik, riset yang berdampak, dan tata kelola kampus yang transparan.
Baca juga: Demo Ricuh Mahasiswa UHO Tolak Perpanjangan Jabatan Rektor Zamrun
Dikenal sebagai akademisi yang tekun dan memiliki visi global, Prof. Armid membawa harapan baru bagi sivitas akademika UHO. Dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman struktural yang mumpuni, publik menanti gebrakan yang akan ia bawa, baik dalam memperluas jejaring internasional kampus, maupun dalam meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Kini, mata tertuju ke Kendari, tempat UHO berdiri tegak sebagai benteng ilmu di Bumi Anoa. Era baru telah dimulai, dan UHO pun bersiap menulis babak selanjutnya bersama rektor baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Universitas Halu Oleo