Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 APRIL 2026 • 22:36 WIB

Rekam Jejak Gubernur Sulawesi Tenggara Sejak Awal Berdiri Hingga Kini

Rekam Jejak Gubernur Sulawesi Tenggara Sejak Awal Berdiri Hingga KiniGubernur Sultra saat ini, Andi Sumangerukka. (Instagram/andisumangerukka87) (Mufida)

SULTRA - Perjalanan gubernur Sultra dari masa ke masa mencerminkan dinamika pembangunan daerah yang terus berkembang. Saat ini, Sulawesi Tenggara dipimpin oleh Gubernur Andi Sumangerukka, yang melanjutkan estafet kepemimpinan setelah masa jabatan Ali Mazi dan periode penjabat gubernur sebelumnya. Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan prioritas daerah ke depan.

Sejarah Singkat Pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara

Provinsi Sulawesi Tenggara resmi berdiri pada tahun 1964 berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964. Pembentukan ini bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia, khususnya di wilayah tenggara Pulau Sulawesi.

Sejak saat itu, gubernur memiliki peran strategis dalam mengelola potensi daerah, mulai dari sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan identitas budaya lokal.

Baca juga: Siapa Walikota Kendari Sekarang? Ini Sosok, Karier, dan Programnya untuk Kota Lulo

Daftar Gubernur Sultra dari Masa ke Masa

Berikut daftar gubernur Sulawesi Tenggara secara kronologis.

  1. La Ode Hadi (1967-1978)
  2. Eddy Sabara (1978-1987)
  3. La Ode Kaimoeddin (1987-1997)
  4. Tinukari (1997-2002)
  5. Ali Mazi (2003-2008)
  6. Nur Alam (2008-2018)
  7. Ali Mazi (2018-2023)
  8. Andi Sumangerukka (2024-sekarang)

Profil Singkat dan Arah Kebijakan Para Gubernur

Setiap gubernur memiliki karakter dan fokus pembangunan yang berbeda.

  1. La Ode Hadi menjadi tokoh awal yang membangun fondasi pemerintahan daerah.
  2. Eddy Sabara berperan dalam penguatan stabilitas dan administrasi pemerintahan.
  3. La Ode Kaimoeddin mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
  4. Tinukari memimpin di masa transisi reformasi dengan fokus stabilitas sosial.
  5. Ali Mazi pada periode pertamanya memperkuat identitas daerah dan pembangunan infrastruktur.
  6. Nur Alam dikenal dengan percepatan pembangunan dan peningkatan investasi daerah.
  7. Ali Mazi (periode kedua) melanjutkan pembangunan dengan fokus konektivitas dan pariwisata.
  8. Andi Sumangerukka hadir dengan harapan baru dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, pembangunan berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Pemprov Sultra Buka Dialog Akhir Tahun, Gubernur Tegaskan Kepemimpinan Berbasis Kebenaran

Perjalanan gubernur Sultra dari masa ke masa menunjukkan bahwa pembangunan daerah merupakan proses berkelanjutan. Setiap pemimpin melanjutkan sekaligus memperbaiki kebijakan sebelumnya. Saat ini, tantangan yang dihadapi Sulawesi Tenggara semakin kompleks, mulai dari transformasi digital, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Tantangan tersebut dapat diakomodir dengan kepemimpinan yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik agar Sultra mampu bersaing di tingkat nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Sultra

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rekam Jejak Gubernur Sulawesi Tenggara Sejak Awal Berdiri Hingga Kini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!