Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 20 DESEMBER 2025 • 18:45 WIB

Ribuan Aparat Dikerahkan di Sultra, Pengamanan Nataru Disiapkan Selama Dua Pekan

Ribuan Aparat Dikerahkan di Sultra, Pengamanan Nataru Disiapkan Selama Dua PekanOperasi Lilin Anoa 2025 melibatkan 3.078 personel gabungan di Sultra untuk mengamankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 selama 14 hari. (Dok. Pemprov Sultra) (Mufida)

SULTRA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama aparat keamanan mulai mematangkan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Melalui Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Anoa 2025, sebanyak 3.078 personel gabungan disiagakan untuk menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum akhir tahun.

Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Fokus utama pengamanan diarahkan pada aktivitas ibadah, mobilitas masyarakat, serta pusat-pusat keramaian yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan signifikan.

Baca juga: Bombana Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov 2026, Gubernur Sultra Cek Langsung Kesiapan Venue

Kesiapan tersebut secara resmi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Gubernur Sultra pada Jumat sore, 19 Desember 2025. Apel ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dan turut dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, unsur TNI, serta perwakilan instansi terkait lainnya. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan wilayah selama perayaan Nataru.

Kapolda Sultra menjelaskan bahwa ribuan personel yang dilibatkan berasal dari berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga instansi pendukung. Secara rinci, pengamanan ini melibatkan personel Polda Sultra, jajaran Polres dan Polresta, prajurit TNI, serta petugas dari sejumlah lembaga pendukung yang memiliki peran strategis di lapangan.

Baca juga: Mangrove Sulawesi Masih Kuat, Sultra Jadi Benteng Terluas Pesisir Timur Indonesia

Untuk mendukung pelaksanaan tugas, aparat keamanan juga menyiapkan 77 pos yang tersebar di berbagai titik. Pos tersebut terdiri atas pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang ditempatkan di lokasi-lokasi vital, seperti gereja, pelabuhan, terminal, pusat perbelanjaan, dan kawasan publik lainnya yang berpotensi menjadi titik keramaian.

Selain personel, dukungan sarana dan prasarana juga disiapkan secara menyeluruh. Berbagai kendaraan operasional, kapal patroli, unit anjing pelacak (K9), hingga peralatan pengamanan modern seperti kamera pemantau dan alat pendeteksi logam akan digunakan untuk menunjang kelancaran operasi. Pengamanan tempat ibadah menjadi perhatian khusus, termasuk pelaksanaan sterilisasi sebelum ibadah Natal berlangsung.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dalam arahannya menegaskan bahwa pengamanan Nataru tidak boleh hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat semata. Menurutnya, potensi gangguan lain, seperti kemacetan, kecelakaan, hingga gangguan pelayanan publik juga harus diantisipasi sejak dini.

Ia meminta seluruh unsur pengamanan meningkatkan patroli rutin, terutama di lokasi-lokasi rawan, serta memastikan koordinasi antarinstansi berjalan efektif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Sultra

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ribuan Aparat Dikerahkan di Sultra, Pengamanan Nataru Disiapkan Selama Dua Pekan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!