Ilustrasi pembangunan infrastruktur sebagai proyek strategis. (Freepik/wirestock) (Mufida)
SULTRA - Di tengah sorotan pembangunan dan pemerataan akses, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengambil langkah tegas. Gubernur menetapkan tujuh program strategis nasional sebagai prioritas utama provinsi untuk tahun ini, sebuah komitmen yang mengharuskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga sekolah menyelaraskan langkahnya.
Baca juga: Sertifikat Lahan Rampung, Pembangunan SMA Unggul Garuda di Sultra Siap Dimulai
Di antara program-program tersebut, dua yang paling mencolok adalah:
Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program yang awalnya identik dengan bantuan gizi, kini diberi makna baru sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal dan pemerataan akses pangan. Sultra menganggap MBG sebagai lebih dari subsidi melainkan bagian dari strategi ekonomi kerakyatan.
Sekolah Garuda
Sebuah program untuk menciptakan sekolah unggul terintegrasi. Provinsi Sultra kini berupaya menghadirkan sekolah yang bukan sekadar mengekor standar, tetapi menjadi contoh bagi Indonesia timur.
Baca juga: Dinkes Kendari Gelar Kursus Higiene Sanitasi untuk Dukung Program MBG
Selain itu, fokus program lain melingkupi penguatan infrastruktur dasar mulai dari jalan, jembatan, hingga akses digital untuk memastikan wilayah pesisir dan kepulauan di Sultra tak tertinggal dalam arus nasional.
Gubernur menegaskan bahwa tugas daerah bukan hanya menunggu anggaran pusat, tetapi aktif menyelaraskan program nasional agar manfaatnya nyata di Sultra. Dalam rapat koordinasi, beliau meminta seluruh kepala sekolah dan OPD supaya tidak hanya tersingkir dari program besar ini melainkan menjadi bagian di garis depan implementasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Sultra