Ilustrasi tim ekspedisi riset. (Freepik/rawpixel.com) (Mufida)
SULTRA - Wilayah Muna Timur Raya (Mutiara) di Kabupaten Muna menjadi fokus kajian tim ekspedisi patriot bentukan Kementerian Transmigrasi. Selama empat bulan ke depan, para peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akan melakukan riset menyeluruh terkait potensi sumber daya alam (SDA) di kawasan transmigrasi tersebut.
Baca juga: 6.997 Honorer Muna Terdata, Pengangkatan PPPK Disesuaikan Kondisi Keuangan Daerah
Bupati Muna, Bachrun Labuta, menegaskan dukungan penuh terhadap agenda tersebut. Menurutnya, Mutiara menyimpan peluang besar di sektor pertanian serta memiliki indikasi potensi tambang minyak. Ia pun meminta para camat dan kepala desa setempat untuk menyediakan data yang akurat guna mendukung penelitian.
“Pemkab Muna siap mendukung ekspedisi patriot ini, terlebih Mutiara juga sedang diproyeksikan sebagai calon daerah otonom baru (DOB),” ujar Bachrun, Senin (1/9/2025).
Baca juga: Sultra Kokohkan Identitas Lewat Bahasa Daerah, Ratusan Kosakata Masuk KBBI, Terbanyak dari Muna
Sementara itu, Ketua Tim ITS, Catur Arif, menjelaskan ekspedisi patriot merupakan program strategis Kementerian Transmigrasi. Program ini dirancang untuk memetakan potensi sumber daya, menemukan komoditas unggulan, dan menyusun strategi pengembangan kawasan transmigrasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Muna