Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 31 JULI 2025 • 19:57 WIB

Tragis di Kolaka: Bocah 13 Tahun Jadi Korban Penganiayaan Ayah Kandung, Pelaku Sudah Diamankan

Tragis di Kolaka: Bocah 13 Tahun Jadi Korban Penganiayaan Ayah Kandung, Pelaku Sudah DiamankanIlustrasi kekerasan terhadap anak (Freepik) (Mufida)

SULTRA - MS, bocah 13 tahun asal Kolaka, Sulawesi Tenggara, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga oleh ayah kandungnya sendiri, AS (39). Setelah menerima laporan dari ibu korban, Tim Elang Anti Bandit Polres Kolaka bergerak cepat dan menangkap pelaku tanpa perlawanan pada Senin dini hari (28/07/2025) di Kelurahan Tahoa.

“Pelaku mengakui bahwa kekerasan dilakukan di rumahnya, di Jalan Pendidikan, Kelurahan Laloeha,” ungkap Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif, Rabu (30/07/2025).

Baca juga: Konflik Lahan Berujung Kekerasan, Warga Puao Jadi Korban, Pelaku Masih Bebas

Tragisnya, penganiayaan ini bukan terjadi karena anak melakukan kesalahan, melainkan karena sang ayah ingin melampiaskan kemarahannya akibat konflik dengan istri. Dalam kondisi emosional, AS justru merekam aksi kekerasan terhadap anak kandungnya dan mengirimkannya sendiri ke sang istri. Bukti itulah yang membuat semua terbongkar.

AS ternyata bukan orang baru dalam catatan kriminal. Ia pernah tersangkut kasus kepemilikan senjata tajam pada tahun 2024. Kini, ia dijerat dengan Pasal 76C jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara pun menantinya.

Baca juga: Breaking News: Wanita Ditemukan Tewas di Korumba, Diduga Korban Pembunuhan & Kekerasan Seksual

MS kini dalam perlindungan keluarganya dan pihak berwenang. Penyidik masih menyelidiki apakah kekerasan yang dialami MS sudah terjadi berulang kali.

Yang lebih mengejutkan, pengungkapan kasus ini turut membuka fakta lain: polisi juga menemukan pesta narkoba saat melakukan pencarian pelaku. Tiga orang lainnya antara lain RU, DR, dan AN ikut diamankan tanpa perlawanan.

Kejadian ini bukan hanya kisah kriminal biasa. Ini adalah peringatan keras bahwa kekerasan terhadap anak bisa terjadi di rumah, tempat yang seharusnya paling aman. Bila Anda melihat atau mendengar tanda-tanda kekerasan, jangan ragu untuk bertindak. Karena kadang, satu laporan bisa menyelamatkan satu masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Polres Kolaka

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tragis di Kolaka: Bocah 13 Tahun Jadi Korban Penganiayaan Ayah Kandung, Pelaku Sudah Diamankan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!