SULTRA - Memiliki rumah pertama adalah impian banyak orang, tetapi prosesnya tidak sesederhana memilih lokasi lalu membayar. Banyak hal yang harus dipertimbangkan sehingga harus memperhatikan beberapa tips. Dengan memahami tips membeli rumah pertama, calon pembeli dapat mempersiapkan diri secara finansial, menentukan jenis hunian yang sesuai, hingga memastikan kondisi rumah layak ditempati.
Tanpa persiapan yang matang, risiko seperti cicilan berat, lokasi tidak strategis, atau kondisi bangunan bermasalah bisa saja terjadi.
Baca juga: Cari Hunian Murah? Ini Info Harga Rumah Subsidi di Kendari 2026
1. Pastikan Kondisi Finansial Sudah Siap
Langkah pertama yang sering diremehkan adalah kesiapan finansial. Banyak orang terlalu fokus “punya rumah dulu”, tapi lupa mempertimbangkan kemampuan membayarnya dalam jangka panjang.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Uang muka (DP) minimal 10–20% dari harga rumah
- Cicilan ideal tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan
- Dana darurat tetap tersedia (jangan habis untuk DP)
2. Tentukan Gaya dan Kebutuhan Rumah
Rumah bukan hanya tempat tinggal, tapi juga ruang hidup. Rumah yang akan kamu tinggali nanti akan menjadi tempat tinggal dalam waktu lama sehingga harus aman dan nyaman. Pertimbangkan hal-hal berikut.
- Tipe rumah (minimalis, modern, atau klasik)
- Jumlah kamar sesuai kebutuhan
- Akses pencahayaan dan ventilasi
- Lingkungan sekitar (tenang atau ramai)
Jangan hanya tergoda tampilan luar. Rumah yang terlihat menarik belum tentu nyaman untuk ditinggali.
3. Pilih Lokasi yang Strategis
Lokasi adalah faktor yang tidak bisa diubah. Perhatikan akses ke jalan utama, dekat fasilitas umum (sekolah, rumah sakit, pasar), keamanan lingkungan, dan potensi perkembangan wilayah.
Rumah murah di lokasi yang terlalu jauh dari tempat manapun sering kali berujung menyulitkan aktivitas sehari-hari.
4. Cek Legalitas dan Dokumen
Dokumen adalah urusan administrasi yang harus diperhatikan karena bisa menjadi masalah di masa depan. Pastikan bahwa rumah yang kamu pilih memiliki sertifikat tanah jelas (SHM atau SHGB), IMB/PBG tersedia, serta tidak dalam sengketa.
Kalau bagian ini bermasalah, rumah bagus sekalipun bisa berubah jadi sumber stres.
Baca juga: Pemprov Sultra Buka Bantuan Rumah Layak Huni, Begini Cara Daftarnya!
5. Periksa Kondisi Bangunan Secara Detail
Sebelum memutuskan membeli rumah pertamamu, cek kondisi fisik rumah yang mencakup hal berikut.
- Struktur bangunan (retak atau tidak)
- Atap dan plafon (ada kebocoran atau tidak)
- Kualitas dinding dan lantai
Jangan hanya melihat saat siang hari. Coba cek juga saat hujan atau malam jika memungkinkan.
6. Cek Instalasi Listrik dan Air
Ini sering dianggap sepele, padahal sangat krusial. Pastikan daya listrik sesuai kebutuhan, periksa instalasi kabel aman, cek aliran air lancar, dan pastikan tidak ada kebocoran pipa.
7. Hitung Biaya Tambahan
Selain harga rumah, ada biaya lain yang perlu disiapkan seperti biaya notaris, pajak (BPHTB, PPN jika ada), biaya administrasi KPR dan tentunya biaya renovasi awal. Banyak yang kaget karena ternyata total biaya jauh lebih besar dari harga rumah itu sendiri.
8. Pahami Skema Pembayaran (Cash atau KPR)
Jika menggunakan KPR, pastikan mengenai suku bunga kompetitif, tenor sesuai kemampuan serta simulasi cicilan realistis. Jangan tergoda pada cicilan awal yang rendah, tapi lihat total pembayaran jangka panjang.
9. Tips Saat Mulai Menempati Rumah
Setelah rumah siap dihuni, ada beberapa hal penting:
- Bersihkan seluruh area sebelum ditempati
- Cek ulang listrik dan air
- Kenali tetangga sekitar
- Pastikan keamanan rumah (kunci, pagar, dll)
Tips membeli rumah pertama bukan hanya soal memilih bangunan yang bagus, tetapi juga memastikan kesiapan finansial, legalitas, hingga kondisi teknis rumah. Dengan perencanaan yang matang, risiko kesalahan bisa diminimalkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis