Ilustrasi kompleks pemakaman. (Freepik) (Mufida)
SULTRA - Salah satu kerajaan yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan sejarah lokal di Sulawesi Tenggara adalah Kerajaan Mekongga. Hingga saat ini, sejumlah peninggalan Kerajaan Mekongga di Kolaka masih dapat ditemukan dalam bentuk situs makam, benda pusaka, hingga warisan budaya yang terus dijaga masyarakat. Jejak-jejak tersebut menjadi bukti keberadaan kerajaan yang pernah berperan penting dalam membentuk identitas masyarakat Kolaka dan wilayah sekitarnya.
Menyaksikan peninggalan Kerajaan Mekongga menawarkan pengalaman berbeda karena tidak hanya menyimpan nilai historis, tetapi juga kisah tentang asal-usul masyarakat Mekongga yang masih diwariskan dari generasi ke generasi.
Kerajaan Mekongga merupakan salah satu kerajaan tua yang berkembang di wilayah yang kini menjadi Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Dalam berbagai catatan sejarah lokal, kerajaan ini diperkirakan telah berdiri jauh sebelum masa kolonial dan memiliki hubungan dengan sejumlah kerajaan lain di kawasan Sulawesi.
Nama Mekongga sendiri berasal dari Gunung Mekongga yang hingga kini menjadi salah satu ikon geografis Kabupaten Kolaka. Kerajaan ini berkembang melalui sektor perdagangan, pertanian, dan hubungan antarkerajaan di wilayah timur Nusantara.
Meski tidak meninggalkan bangunan megah seperti keraton besar di Pulau Jawa, Kerajaan Mekongga masih menyisakan berbagai situs bersejarah yang menjadi bukti eksistensinya.
Salah satu peninggalan yang paling dikenal adalah kompleks makam para raja dan bangsawan Mekongga. Situs ini menjadi tempat penting untuk memahami silsilah kepemimpinan kerajaan.
Beberapa makam masih sering dikunjungi masyarakat untuk kegiatan ziarah maupun penelitian sejarah. Keberadaan makam tersebut menjadi bukti nyata bahwa Kerajaan Mekongga pernah memiliki sistem pemerintahan yang terorganisasi.
Sejumlah benda pusaka peninggalan kerajaan masih disimpan oleh keturunan keluarga kerajaan maupun lembaga adat setempat. Benda-benda tersebut antara lain:
Pusaka tersebut bisa dilihat di berbagai museum di Sulawesi Tenggara, salah satunya di Museum Budaya Kota Kendari.
Beberapa wilayah Kolaka masih memiliki lokasi yang dipercaya sebagai tempat pertemuan para pemimpin kerajaan pada masa lalu. Kawasan ini biasanya memiliki nilai sakral dan menjadi bagian dari tradisi lisan masyarakat setempat.
Walaupun sebagian besar tidak lagi berbentuk bangunan utuh, lokasi tersebut tetap dipelihara sebagai bagian dari warisan budaya daerah.
Warisan Kerajaan Mekongga tidak hanya berupa benda fisik. Berbagai tradisi adat yang masih dilaksanakan hingga saat ini juga merupakan bagian dari peninggalan kerajaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis