Ilustrasi pengisian mobil listrik. (Freepik/user6702303) (Mufida)
SULTRA - Pertumbuhan kendaraan listrik di Sulawesi Tenggara terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, informasi soal lokasi SPKLU di Kendari menjadi penting bagi pemilik mobil listrik yang ingin berkendara dengan tenang tanpa drama baterai menipis di tengah jalan. SPKLU atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum kini sudah tersedia di beberapa titik strategis di Kota Kendari, mayoritas dioperasikan oleh PLN sebagai bagian dari percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Hingga pembaruan terbaru 2026, beberapa titik SPKLU yang tersedia di Kota Kendari antara lain:
1. Kantor PLN UP3 Kendari
Lokasinya berada di area kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kendari. SPKLU ini berada di titik strategis di pusat kota dan mudah diakses pengguna kendaraan listrik.
2. PLN ULP Wua-Wua
SPKLU ini berada di wilayah Wua-Wua, cocok untuk pengguna dari arah Mandonga dan sekitarnya.
Baca juga: Awal 2026, Harga BBM Nonsubsidi Pertamina di Sultra Resmi Turun
3. Area Perkantoran Pemerintah/Instansi Tertentu
Beberapa unit PLN menyediakan SPKLU di halaman kantor pelayanan sebagai bagian dari dukungan kendaraan listrik dinas maupun umum.
Karena pengembangan infrastruktur terus berjalan, jumlah titik SPKLU bisa bertambah. Untuk memastikan lokasi terbaru, pengguna dapat mengecek melalui aplikasi PLN Mobile yang menampilkan peta dan status charger secara real-time.
SPKLU di Kendari umumnya menyediakan:
AC Charging (7–22 kW)
Cocok untuk pengisian normal dengan estimasi waktu 3–6 jam tergantung kapasitas baterai kendaraan.
DC Fast Charging (25–50 kW)
Lebih cepat, biasanya mampu mengisi 20–80 persen dalam waktu sekitar 30–60 menit.
Belum semua titik menyediakan ultra fast charging di atas 100 kW, namun pengembangan bertahap terus dilakukan oleh operator.
Tarif pengisian daya mengikuti regulasi nasional yang ditetapkan pemerintah melalui PLN. Secara umum, tarif berkisar sekitar Rp2.400- Rp2.500 per kWh untuk fast charging. Untuk AC charging, tarif biasanya mengikuti tarif tenaga listrik khusus SPKLU yang berlaku.
Biaya total pengisian tergantung kapasitas baterai kendaraan. Misalnya, mobil dengan baterai 40 kWh yang diisi penuh bisa menghabiskan biaya sekitar Rp90 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jenis charger dan daya yang digunakan.
Baca juga: Rekomendasi Lokasi WFA di Kendari, Produktif Sambil Menunggu Waktu Berbuka
Tarif bisa berubah mengikuti kebijakan terbaru, sehingga pengguna disarankan mengecek detail tarif di aplikasi resmi sebelum mengisi daya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PLN