Minggu, 31 MEI 2026 • 20:40 WIB

Kendari Raih Peringkat Dua Kota Terbaik Penekan Pengangguran di Sulawesi, Diganjar Insentif Rp2 Miliar

Author

Kendari raih penghargaan Terbaik II Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran. (Dok. Pemkot Kendari) (Mufida)

SULTRA - Pemerintah Kota Kendari kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat regional. Pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kendari berhasil menempati peringkat kedua kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kota.

Atas pencapaian tersebut, Kota Kendari memperoleh insentif fiskal senilai Rp2 miliar dari pemerintah pusat. Dana penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan daerah dalam menekan angka pengangguran melalui berbagai program dan kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah.

Baca juga: Kendari Meraih GFS Award, Penghargaan Seperti Apa Itu?

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, dalam malam puncak apresiasi yang digelar di Kota Kendari pada Jumat (29/5/2026).

Ajang yang digelar Kemendagri ini menjadi salah satu instrumen evaluasi kinerja pemerintah daerah di wilayah Sulawesi. Penilaian tidak hanya melihat aspek administratif, tetapi juga capaian nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat, termasuk dalam bidang ketenagakerjaan, pelayanan publik, inovasi daerah, dan stabilitas pemerintahan.

Baca juga: Kota Kendari Raih Penghargaan Nasional, PBG Nol Rupiah untuk Warga MBR Diapresiasi Menteri PKP

Pada kategori penurunan tingkat pengangguran tingkat kota, Kota Baubau berhasil menempati posisi pertama. Sementara Kota Kendari berada di peringkat kedua dan Kota Parepare di posisi ketiga.

Penilaian penghargaan dilakukan menggunakan indikator yang bersifat objektif dengan mengacu pada data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta data yang dimiliki Kemendagri. Pendekatan ini digunakan untuk memastikan hasil penilaian mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa proses penentuan daerah berprestasi dilakukan secara kuantitatif dan berbasis data resmi pemerintah. Dengan metode tersebut, capaian setiap daerah dapat diukur secara transparan dan tidak bergantung pada laporan administratif semata.

Keberhasilan Kendari meraih posisi kedua tingkat Sulawesi menjadi sinyal positif terhadap upaya pemerintah kota dalam menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain memperoleh pengakuan di tingkat regional, insentif fiskal yang diterima juga diharapkan dapat mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi di Kota Kendari.

Penghargaan ini sekaligus memperkuat posisi Kendari sebagai salah satu daerah di Sulawesi yang dinilai mampu menunjukkan kinerja pembangunan berbasis hasil dan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Kendari

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU