SULTRA - Universitas Halu Oleo (UHO) kembali mencatat Prestasi Universitas Halu Oleo di tingkat internasional melalui pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings. Dalam penilaian terbaru, UHO menempati peringkat 73 dunia dari 1.745 universitas di 105 negara, serta peringkat 9 nasional pada aspek Pengaturan dan Infrastruktur.
Capaian ini menjadi sorotan karena UHO memperoleh skor maksimal pada indikator pemanfaatan kawasan hutan kampus untuk kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, komitmen pendanaan terhadap program keberlanjutan serta proporsi ruang terbuka hijau di lingkungan kampus juga mendapatkan nilai tinggi.
Apa Itu UI GreenMetric?
Universitas Indonesia melalui program UI GreenMetric World University Rankings meluncurkan pemeringkatan kampus hijau pada tahun 2010.
Tujuan utama pemeringkatan ini adalah mengukur komitmen universitas di seluruh dunia terhadap keberlanjutan lingkungan. Penilaian dilakukan melalui berbagai indikator yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan, energi, transportasi, hingga pengelolaan limbah.
UI GreenMetric kini menjadi salah satu rujukan global dalam melihat sejauh mana kampus menerapkan prinsip sustainability dalam operasionalnya.
Baca juga: Sejarah Baru di UHO, Perempuan Pertama Pimpin BEM Universitas Halu Oleo
Aspek Penilaian dalam UI GreenMetric
Dalam pemeringkatan UI GreenMetric, universitas dinilai berdasarkan enam indikator utama.
1. Setting and Infrastructure (Pengaturan dan Infrastruktur)
Aspek ini menilai bagaimana kampus mengelola tata ruangnya, termasuk:
- Luas ruang terbuka hijau
- Kawasan hutan kampus
- Infrastruktur ramah lingkungan
- Dukungan fasilitas penelitian terkait lingkungan
Pada aspek inilah Prestasi Universitas Halu Oleo menonjol, karena kampus memperoleh skor maksimal pada pemanfaatan hutan kampus untuk riset dan pengabdian masyarakat.
2. Energy and Climate Change
Penilaian mencakup penggunaan energi terbarukan, efisiensi listrik, serta upaya mengurangi emisi karbon. Universitas didorong untuk menerapkan teknologi hemat energi seperti panel surya dan sistem bangunan ramah lingkungan.
3. Waste (Pengelolaan Limbah)
Indikator ini melihat bagaimana kampus mengelola sampah, termasuk:
- Program daur ulang
- Pengurangan plastik
- Pengolahan limbah organik
4. Water (Pengelolaan Air)
Penilaian meliputi efisiensi penggunaan air, sistem daur ulang air, serta upaya konservasi sumber daya air.
5. Transportation
UI GreenMetric juga menilai sistem transportasi di dalam kampus, seperti:
- Pembatasan kendaraan bermotor
- Jalur sepeda
- Transportasi ramah lingkungan
6. Education and Research
Indikator terakhir menilai kontribusi universitas dalam pendidikan dan penelitian yang berkaitan dengan isu keberlanjutan lingkungan.
Faktor yang Mengangkat Prestasi Universitas Halu Oleo
Dalam pemeringkatan terbaru, Prestasi Universitas Halu Oleo didukung beberapa faktor penting, antara lain:
- Pemanfaatan kawasan hutan kampus sebagai laboratorium penelitian
- Komitmen pendanaan terhadap program keberlanjutan
- Proporsi ruang terbuka hijau yang luas dibandingkan jumlah sivitas akademika
Baca juga: Wisuda Tak Lagi Musiman, UHO Buka Pendaftaran Sepanjang Tahun
Skor penuh pada indikator hutan kampus menunjukkan bahwa kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, tetapi juga dimanfaatkan secara aktif untuk kegiatan ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat.
Pemeringkatan seperti UI GreenMetric sebenarnya bukan sekadar soal peringkat. Lebih dari itu, program ini mendorong universitas untuk mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan kualitas ruang hidup kampus, dan mendukung penelitian terkait perubahan iklim.
Bagi mahasiswa dan masyarakat, keberadaan kampus yang menerapkan prinsip keberlanjutan juga berarti lingkungan belajar yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Universitas Halu Oleo