SULTRA – Rencana besar untuk menghubungkan Pulau Muna dan Pulau Buton di Sulawesi Tenggara terus dimatangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara.
Proyek strategis ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan memperlancar mobilitas masyarakat di kedua wilayah tersebut.
Dilansir dari data terbaru BPJN Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR), jembatan Muna-Buton akan dibangun dengan tipe jembatan gantung (suspension bridge) yang memiliki total panjang mencapai 2.969 meter.
Baca juga: Menteri PU Tinjau Proyek Strategis di Buton, Dorong Percepatan Jembatan Penghubung Buton-Muna
Struktur utama jembatan ini mencakup bentang jembatan utama sepanjang 765 meter dengan pilar pendukung (pylon) setinggi 143,8 meter dari permukaan tanah.
Selain itu, jembatan ini dirancang dengan tinggi bebas (clearance) sebesar 52,6 meter dari muka air tertinggi, sesuai dengan rekomendasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk memastikan lalu lintas kapal di bawahnya tetap aman.
Progres Lahan dan Estimasi Waktu Berdasarkan data progres terbaru, pembebasan lahan di sisi Pulau Muna telah mencapai 100% dari total kebutuhan 35 hektar.
Sebaliknya, di sisi Pulau Buton, progres pembebasan lahan baru mencapai 17%. Beberapa area di sisi Buton seperti lahan untuk wisata laut, persimpangan, dan fasilitas umum masih dalam proses penyelesaian.
Baca juga: Dua Tersangka Korupsi Proyek Jembatan di Koltim, Satu Ditahan, Satu Masih Mangkir
Estimasi waktu pelaksanaan konstruksi fisik jembatan ini diperkirakan akan memakan waktu selama 4 tahun.
Rencana Tahun 2025-2026 Memasuki periode 2025-2026, pemerintah fokus pada pemutakhiran sejumlah dokumen penting agar pembangunan memenuhi kriteria kesiapan (readiness criteria). Fokus utamanya meliputi:
- Pemutakhiran Studi Kelayakan (Feasibility Study): Melakukan penyesuaian proyeksi lalu lintas dan identifikasi potensi ekonomi baru di wilayah tersebut.
- Pembaruan Dokumen Lingkungan: Memperbarui dokumen AMDAL yang disusun tahun 2020 agar sesuai dengan kondisi lingkungan terbaru.
- Persiapan Lelang: Melanjutkan proses paket Integrated Procurement Construction (IPC) setelah sempat mengalami kegagalan lelang pada periode sebelumnya.
Pembangunan jembatan ini diprediksi akan mengubah peta transportasi di Sulawesi Tenggara, mengingat data perjalanan antar wilayah di provinsi ini terus menunjukkan pertumbuhan sebesar 6-7% per tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BPJN