Mitos dan legenda yang berkembang di Sulawesi Tenggara. (Freepik) (Mufida)
SULTRA - Mitos adalah cerita tradisional yang berkaitan dengan kepercayaan, dunia gaib, atau kekuatan supranatural yang diyakini memengaruhi kehidupan manusia. Sementara itu, legenda merupakan cerita rakyat yang sering dikaitkan dengan tokoh atau peristiwa tertentu dan dipercaya pernah terjadi, meski tidak dapat dibuktikan secara historis.
Dalam tradisi Nusantara, keduanya berfungsi sebagai sarana pendidikan nilai, penguat identitas budaya, dan penjelas fenomena alam maupun sosial.
Perbedaan utama antara mitos dan legenda terletak pada konteks dan fungsinya. Mitos biasanya berkaitan dengan kepercayaan kosmologis, makhluk gaib, atau kekuatan alam yang sakral. Legenda lebih dekat dengan kisah manusia, tokoh lokal, atau asal-usul suatu wilayah, meskipun sering dibumbui unsur fantastis.
Baca juga: 6 Cerita Rakyat Populer dari Sulawesi Tenggara, Dari Gurita Penjaga Laut hingga Pangeran dari Bulan
Mitos dan legenda Sulawesi Tenggara lahir dari kehidupan masyarakat yang sangat bergantung pada laut, hutan, dan sistem adat. Lingkungan alam yang kuat membentuk narasi tentang penjaga laut, manusia yang berubah wujud, hingga tokoh yang berasal dari dunia langit.
Tradisi lisan ini diwariskan melalui cerita keluarga, ritual adat, dan tuturan tokoh masyarakat, sehingga terus hidup meski zaman berubah.
Salah satu mitos yang dikenal luas adalah Untu Wa Ode, sosok gurita raksasa yang dipercaya sebagai penjaga laut Wakatobi. Mitos ini mencerminkan pandangan masyarakat tentang laut sebagai ruang sakral yang harus dijaga dan tidak dieksploitasi secara berlebihan.
Mitos lain berkaitan dengan pantangan di laut dan hutan, yang berfungsi sebagai mekanisme sosial untuk menjaga keseimbangan alam dan keselamatan bersama.
Baca juga: Bingung Memilih Pesantren? Berikut Daftar Pesantren Salaf dan Modern di Sulawesi Tenggara
Lalu, ada legenda La Onto-ontolu (Buton) mengisahkan seorang pangeran dari bulan yang turun ke bumi dengan menyamar sebagai telur. Kisah ini sarat makna simbolik tentang asal-usul kekuasaan dan legitimasi kepemimpinan dalam budaya Buton. Selain itu, ada legenda Wa Indo-Indodiu menceritakan seorang ibu yang akhirnya menjelma menjadi putri duyung dan hidup di laut. Cerita ini merefleksikan pengorbanan, penderitaan perempuan, serta hubungan emosional antara manusia dan laut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis