Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 20:21 WIB

Angin Kencang Sapu Perumahan di Baubau, Lima Rumah Rusak dalam Hitungan Detik

Author

Ilustrasi fenomena angin puting beliung merusak rumah warga. (Freepik/macrovector) (Mufida)

SULTRA - Pagi di Perumahan Topaz 3, Kota Baubau, berubah kacau saat hembusan angin kuat menerjang kawasan tersebut pada Rabu sekitar pukul 06.30 Wita. Peristiwa yang terjadi begitu cepat itu menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan, terutama bagian atap dan kanopi yang tak sanggup menahan tekanan angin.

Sejak dini hari, hujan deras sudah mengguyur wilayah Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari. Tidak ada tanda-tanda bahwa cuaca akan berubah lebih buruk, sehingga warga beraktivitas seperti biasa. Namun menurut penuturan salah satu penghuni, situasi mendadak bergeser dari hujan menjadi angin yang berputar seperti pusaran kecil.

Baca juga: Angin Debu dari Jetty Sampara Sapu Permukiman, Warga Kapoiala Resah

Ia menggambarkan angin tersebut datang tanpa aba-aba. Suaranya keras, hanya berlangsung sesaat, tapi cukup kuat untuk mengangkat atap rumah dan menyeret kanopi ke jalan. Hanya dalam beberapa detik, lima rumah mengalami kerusakan yang bervariasi.

Masyarakat yang mendengar suara benturan dari atap langsung berhamburan keluar rumah. Kepanikan sempat terjadi, tetapi beruntung tidak ada warga yang terluka. Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian teras, atap, serta rangka baja ringan yang patah akibat tarikan angin.

Baca juga: Ini Panduan Hadapi Banjir dan Longsor Saat Cuaca Ekstrem di Sultra

Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Warga kini mulai membersihkan puing-puing yang berserakan sambil menunggu petugas pemerintah mendata dampak kerusakan.

Hingga siang hari, sebagian penghuni tetap berjaga. Meski anginnya berlangsung sangat singkat, kejadian itu menunjukkan bahwa perubahan cuaca ekstrem bisa muncul sewaktu-waktu dan memaksa warga untuk lebih waspada.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Facebook

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU