Selasa, 15 JULI 2025 • 11:03 WIB

Tewas Terjebak di Palka, ABK Asal Jabar Ditemukan Meninggal di Kapal Tambang Morosi

Author

Tim Basarnas Kendari mengevakuasi jenazah ABK yang terjebak di dalam manhole kapal MV Patria Nawasena 2 di Pelabuhan Morosi, Konawe. (Humas SAR Kendari) (Mufida)

SULTRA - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Uyo (51) asal Jawa Barat ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam manhole palka kapal MV Patria Nawasena 2. Peristiwa ini terjadi di kawasan jetty Pelabuhan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Senin pagi, 14 Juli 2025.

Baca juga: Nelayan Asal Waelumu Wakatobi Hilang Saat Melaut, Basarnas Wakatobi Lakukan Pencarian

Insiden bermula sekitar pukul 06.19 Wita ketika sejumlah awak kapal menemukan Uyo dalam kondisi tak sadarkan diri di dasar manhole sedalam dua meter yang sebelumnya dibuka untuk kebutuhan perawatan dan pengecatan. Karena khawatir akan potensi keberadaan gas beracun di ruang sempit tersebut, para awak kapal enggan mengambil risiko dengan melakukan penyelamatan secara langsung.

Menanggapi situasi darurat ini, nakhoda kapal, Capt Agung Laks, melaporkan kejadian tersebut ke Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari. Laporan diterima pada pukul 10.50 Wita.

Baca juga: Dosen UNM Asal Muna Ditemukan Gantung Diri di Makassar: Dugaan Depresi Jadi Sorotan

Tim Rescue dari KPP Kendari segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian, yang berjarak sekitar 82,8 kilometer dari kantor mereka.

Setibanya di Pelabuhan Morosi pukul 13.00 Wita, tim langsung berkoordinasi dengan pihak kapal dan memulai proses evakuasi menggunakan teknik penyelamatan di ruang terbatas (confined space rescue).

Baca juga: Teror Piton di Kandang Belakang Rumah: Geger Warga Desa Latompe Saat Ayam Tiba-Tiba Ribut

Dengan perlengkapan deteksi gas dan alat bantu pernapasan SCBA, seorang personel penyelamat diturunkan ke dalam manhole. Pada pukul 13.40 Wita, korban berhasil dievakuasi, namun dinyatakan telah meninggal dunia. Operasi penyelamatan pun berakhir dengan duka, menandai berakhirnya upaya untuk menyelamatkan korban.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas SAR Kendari

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU