SULTRA - Kabut kecemasan menyelimuti warga Desa Waelumu, Wakatobi, setelah seorang nelayan bernama La Ali dinyatakan hilang saat melaut. Lelaki asal desa Waeulumu tersebut berangkat melaut sejak hari selasa (2/7/2025) namun tak kunjung kembali hingga hari ini (3/7/2025).
Baca juga: Banjir Bandang di Sungai Wanggu, Kendari, Ratusan Warga Terdampak
Keluarga mulai khawatir saat La Ali tak kunjung pulang ke rumahnya. Keesokan harinya, keluarga melapor hilangnya La Ali pada Basarnas Wakatobi. Selain melapor, keluarga juga menyebarkan informasi di Facebook mengenai hilangnya La Ali. Dari postingan salah satu keluarga korban yakni keponakan, tertulis bahwa La Ali turun melaut dengan sebuah jonson berwarna biru dan putih.
Basarnas segera menerjunkan tim SAR gabungan, bekerja sama dengan Pos SAR Wakatobi dan nelayan lokal. Dalam operasi tersebut digunakan kapal SAR, menyisir area hingga radius puluhan mil laut berdasarkan titik terakhir kontak.
Baca juga: Cuaca Kendari Awal Juli 2025 Didominasi Hujan dan Badai Petir, Warga Diimbau Waspada
Kasus ini mengingatkan bahwa keselamatan nelayan masih sangat rawan, apalagi di musim hujan yang sedang melanda wilayah Sulawesi bulan Juli ini. Meski dalam beberapa hari terakhir cuaca sempat mendukung, kondisi laut masih berbahaya. Keluarga berharap agar korban segera ditemukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Facebook/Wildayanti Putri