SULTRA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja perdananya ke Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu malam (12/7/2025). Ia tiba di Bandara Betoambari, Kota Baubau, sekitar pukul 20.00 WITA dan disambut hangat oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, bersama jajaran kepala daerah di wilayah Kepulauan Buton.
Sejumlah tokoh penting tampak hadir dalam penyambutan tersebut, termasuk Bupati Buton Alvin Aka Wijaya, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, Wakil Wali Kota Ir. Hamsina Bolu, Bupati Buton Selatan H. Muh. Adios, serta Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari.
Kunjungan ini menjadi momen penting bagi masyarakat Sultra, khususnya di wilayah kepulauan, karena Menteri PU dijadwalkan meninjau langsung dua proyek strategis nasional: pembangunan Jembatan Penghubung Buton–Muna dan Pabrik Aspal Buton yang berlokasi di Kabupaten Buton.
Menteri Dody tak datang sendiri. Ia didampingi oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ir. Ridwan Bae yang turut mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan timur Indonesia.
Baca juga: Pemkot Kendari Gratiskan BPHTB untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Ini Syaratnya
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyambut kedatangan Menteri Dody dengan penuh antusias. Ia menilai kunjungan ini menjadi sinyal positif dari pemerintah pusat bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan tidak lagi diabaikan. Gubernur berharap Jembatan Buton-Muna, yang telah lama dirindukan masyarakat, bisa segera memasuki tahap konstruksi.
Sementara itu, Bupati Buton Alvin Aka Wijaya mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap wilayahnya. Ia menilai kunjungan ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan konektivitas yang merata dan berkeadilan.
Baca juga: Pemkot Kendari Pacu Perizinan Developer, Siap Sukseskan Program 3 Juta Rumah Prabowo
Pembangunan Jembatan Buton-Muna sendiri telah lama menjadi wacana strategis karena dinilai mampu mempercepat mobilitas manusia dan barang, menurunkan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan kepulauan Sultra.
Dengan kehadiran Menteri PU langsung ke lokasi, harapan masyarakat kini semakin menguat bahwa proyek ini akan segera terealisasi dan menjadi tonggak sejarah baru pembangunan di Bumi Anoa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Sultra