Minggu, 13 JULI 2025 • 11:36 WIB

Pencarian Berakhir Duka: Ramadansyah Ditemukan Meninggal di Perairan Moramo Utara

Author

Upaya pencarian terhadap seorang pria yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di pesisir Perairan Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Humas SAR Kendari) (Mufida)

SULTRA - Upaya pencarian terhadap seorang pria yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di pesisir Perairan Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, berakhir duka. Korban yang diketahui bernama Ramadansyah (40), warga Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: Duka di Laut: Nelayan Wakatobi Ditemukan Meninggal Setelah 5 Hari Hilang

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin AS, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Minggu (13/7/2025), sekitar pukul 10.00 WITA. Jasad Ramadansyah ditemukan di kedalaman 8 meter di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu malam (12/7), saat Ramadansyah turun ke pesisir pantai Desa Tanjung Tiram sekitar pukul 19.00 WITA untuk mencari ikan bersama seorang rekannya, Nawir. Tidak lama setelah mulai mencari ikan, Nawir mendengar suara teriakan minta tolong yang diduga berasal dari Ramadansyah.

Baca juga: Nelayan Asal Waelumu Wakatobi Hilang Saat Melaut, Basarnas Wakatobi Lakukan Pencarian

Saat pencarian awal dilakukan oleh rekan korban, hanya ditemukan peralatan milik Ramadansyah seperti tombak dan senter. Tidak adanya tanda-tanda korban membuat Nawir segera melaporkan kejadian ini ke Comm Centre KPP Kendari pada pukul 22.35 WITA.

Tim rescue KPP Kendari langsung diberangkatkan 15 menit kemudian menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 29 kilometer dari kantor KPP. Cuaca pada saat operasi pencarian dilaporkan berawan, dengan kecepatan angin 5 km/jam dari arah barat daya dan gelombang laut mencapai 0,5 hingga 1,25 meter.

Baca juga: PNS Asal Muna Barat Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Kapal di Pelabuhan Kendari

Setelah pencarian intensif yang dilakukan selama dua hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Operasi SAR yang melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, masyarakat, dan perangkat desa dinyatakan ditutup dan selesai pada hari yang sama usai korban berhasil dievakuasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas SAR Kendari

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU