SULTRA - Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Muna Barat mulai menunjukkan dampak nyata. Di bawah kepemimpinan Bupati La Ode Darwin, daerah ini kini tercatat sebagai yang paling siap secara infrastruktur dibandingkan daerah lain di Indonesia untuk menjalankan program nasional tersebut.
Bupati La Ode Darwin menegaskan bahwa fondasi keberhasilan berada pada kesiapan lahan serta pembangunan fisik yang sejak awal diprioritaskan. Pemerintah daerah memastikan setiap lokasi koperasi memiliki legalitas dan ketersediaan lahan yang jelas sehingga pembangunan dapat langsung dilakukan tanpa hambatan administratif.
Baca juga: Kendari Mulai Bangun Gerai Koperasi Merah Putih
Pada tahap pertama, Muna Barat telah menyelesaikan pembangunan 48 unit gedung Koperasi Merah Putih. Proyek ini berlangsung melalui kerja sama intensif antara tiga pilar yakni pemerintah daerah, BUMN, dan TNI. PT Agrinas, sebagai pihak pelaksana, menangani pembangunan fisik gedung, sementara Kodim setempat ikut mengawal prosesnya agar berjalan sesuai target. Pemerintah daerah berfokus pada penyediaan lahan dan koordinasi lapangan.
Kolaborasi tiga institusi ini menjadi bukti bahwa program nasional tidak hanya berhenti di atas kertas. Muna Barat menunjukkan bahwa percepatan pembangunan dapat dicapai bila pemangku kepentingan bekerja dalam ritme yang sama.
Baca juga: Program Koperasi Merah Putih Di Sultra Untuk Kemandirian Ekonomi Komunitas
Program KDMP sendiri merupakan mandat dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang menargetkan terbentuknya koperasi sebagai pusat penggerak ekonomi desa. Dengan terselesaikannya pembangunan tahap pertama, Muna Barat menempatkan diri sebagai daerah paling siap menjalankan instruksi tersebut.
Bupati Darwin menyampaikan bahwa penyelesaian seluruh pembangunan gedung sudah berada di jalur yang benar. “Jika sesuai informasi, penyerahan kunci paling lambat sudah bisa dilakukan pada Maret 2026,” ujarnya.
Setelah konstruksi rampung, Koperasi Merah Putih di Muna Barat akan mulai bergerak sebagai pusat ekonomi lokal. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan aktivitas usaha masyarakat, membuka ruang pemberdayaan, dan memperkuat kemandirian ekonomi desa secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Muna