Anak-anak sedang menyantap menu MBG. (Dok. Badan Gizi Nasional) (Mufida)
SULTRA - Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk menghentikan sementara operasional 56 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah Indonesia menyusul laporan kasus keracunan yang terjadi baru-baru ini. Tiga dari dapur yang ditangguhkan tersebut berada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Baca juga: Dapur MBG di Baubau Belum Bersertifikat, Kasus Keracunan Massal Jadi Sorotan
Langkah ini diambil sebagai bagian dari proses evaluasi menyeluruh yang difokuskan pada peningkatan standar keamanan pangan dan perlindungan terhadap penerima manfaat program.
Di Sultra sendiri terdapat 111 dapur MBG yang aktif, namun tiga di antaranya kini dihentikan sementara, yaitu Dapur SPPG Buton di wilayah Pasarwajo, Awainulu; Dapur SPPG Baubau di Kolakuna, Kadalomoko; dan Dapur SPPG Konawe di Unaaha, Ambekairi.
Baca juga: Dugaan Keracunan MBG di Buton, Wakil Bupati Tinjau Langsung Siswa yang Dirawat
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa kebijakan ini diambil demi memastikan seluruh dapur mematuhi standar keamanan pangan nasional. Ia juga menambahkan bahwa keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak penerima MBG, menjadi prioritas utama dalam evaluasi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Badan Gizi Nasional