Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 22:32 WIB

Panduan Ziarah Kubur: Doa, Tata Cara, dan Adabnya

Author

Ilustrasi ziarah kubur. (Freepik) (Mufida)

SULTRA - Doa ziarah kubur menjadi salah satu bacaan yang sering dicari umat Islam, terutama menjelang Ramadan, Idul Fitri, atau saat berziarah ke makam keluarga. Dalam Islam, ziarah kubur bukan sekadar tradisi turun-temurun, melainkan ibadah yang memiliki tuntunan jelas, baik dari sisi bacaan doa, tata cara, hingga adab yang perlu dijaga. Sayangnya, praktik ziarah kubur di lapangan kerap bercampur dengan kebiasaan yang tidak memiliki dasar syariat. Agar tidak salah kaprah, berikut panduan lengkap doa ziarah kubur sesuai tuntunan Islam.

1. Pengertian Ziarah Kubur dalam Islam

Ziarah kubur adalah aktivitas mengunjungi makam kaum muslimin dengan tujuan mendoakan ahli kubur dan mengambil pelajaran tentang kematian. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa ziarah kubur dianjurkan karena dapat mengingatkan manusia pada akhirat.

Artinya, ziarah kubur bukan ajang ritual simbolik, apalagi permintaan kepada orang yang telah wafat, melainkan bentuk empati, doa, dan refleksi diri. 

Baca juga: Ini Titik Pantau Hilal Resmi di Sultra untuk Penentuan Ramadan dan Lebaran

2. Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap (Arab, Latin, dan Artinya)

Berikut bacaan doa ziarah kubur yang paling umum dan bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW:

Lafaz Arab:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ، نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Tulisan Latin:

Assalāmu ‘alaikum ahlad-diyāri minal-mu’minīna wal-muslimīn, wa innā in syāaAllāhu bikum lāhiqūn, nas’alullāha lanā wa lakumul ‘āfiyah.

Artinya:

“Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari kalangan orang-orang beriman dan muslim. Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah keselamatan untuk kami dan untuk kalian.”

3. Beberapa Versi Doa Ziarah Kubur yang Dianjurkan

Selain doa di atas, terdapat doa tambahan yang boleh dibaca, seperti memohonkan ampunan bagi ahli kubur:

Arab:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ

Baca juga: Libur Bulan Maret 2026, Tanggal Merah dan Long Weekend yang Bisa Kamu Manfaatkan

Latin:

Allāhumma-ghfir lahum warhamhum.

Artinya:

“Ya Allah, ampunilah mereka dan rahmatilah mereka.”

Perbedaan redaksi doa dibolehkan selama substansinya tetap berupa doa dan permohonan kepada Allah, bukan kepada penghuni kubur.

4. Tata Cara Ziarah Kubur yang Benar

Secara garis besar, tata cara ziarah kubur dalam Islam meliputi:

  1. Mengucapkan salam kepada ahli kubur
  2. Membaca doa ziarah kubur
  3. Mendoakan ampunan dan rahmat bagi yang wafat
  4. Tidak duduk atau menginjak makam
  5. Tidak melakukan ritual yang tidak dicontohkan Nabi
  6. Ziarah dilakukan dengan tenang dan penuh adab, bukan sebagai ajang pamer atau konten semata.

5. Adab Ziarah Kubur Menurut Islam

Beberapa adab yang dianjurkan saat ziarah kubur antara lain:

  1. Menjaga ucapan dan sikap
  2. Tidak berlebihan dalam menangis atau meratap
  3. Tidak meminta sesuatu kepada penghuni kubur
  4. Menjaga kebersihan area makam

Lalu bagaimana dengan memfoto kuburan? Dalam Islam, memfoto kuburan pada dasarnya mubah (boleh) selama tidak mengandung unsur riya, tidak menginjak adab, dan tidak dijadikan sarana pamer di media sosial. Jika tujuannya dokumentasi atau informasi, masih dalam batas wajar. Namun jika berpotensi melanggar adab, sebaiknya dihindari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hadits

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU