Ilustrasi masjid. (Freepik/kjpargeter) (Mufida)
SULTRA - Menjelang 10 malam terakhir Ramadan, pencarian masjid untuk itikaf di Kendari biasanya meningkat. Banyak jamaah ingin beribadah dengan lebih khusyuk, jauh dari aktivitas rumah, dan berada di lingkungan yang mendukung ibadah malam hingga sahur. Tidak semua masjid cocok untuk itikaf, sehingga penting mengetahui masjid mana yang relatif nyaman, aman, dan sesuai syariat.
I’tikaf adalah ibadah dengan berdiam diri di masjid dalam waktu tertentu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umumnya dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadan, terutama untuk mencari malam Lailatul Qadar. Selama itikaf, jamaah fokus pada ibadah seperti salat, zikir, membaca Al-Qur’an, dan doa, serta membatasi aktivitas duniawi.
Baca juga: Masjid Terbesar di Kendari Ini Berdiri di Atas Laut, Bukan Sekadar Ikon tapi Pusat Aktivitas Umat
Tidak semua masjid ideal untuk itikaf. Beberapa kriteria yang biasanya dicari jamaah antara lain:
Masjid Raya Al-Kautsar Kendari
Masjid Raya Al-Kautsar sering menjadi pilihan utama jamaah untuk itikaf. Lokasinya strategis, kapasitasnya besar, dan pengelolaannya cukup tertib. Pada 10 malam terakhir Ramadan, masjid ini biasanya membuka akses bagi jamaah itikaf dengan fasilitas dasar seperti toilet bersih, area istirahat, serta kegiatan ibadah berjamaah yang terjadwal.
Masjid Al-Alam Kendari
Masjid Al-Alam dikenal dengan suasananya yang tenang dan luas. Banyak jamaah memilih masjid ini untuk itikaf karena ruangannya lapang dan relatif kondusif untuk ibadah malam. Pada waktu tertentu, tersedia buka puasa dan sahur bersama yang dikoordinasikan pengurus masjid atau donatur.
Masjid Raya Kota Kendari
Sebagai salah satu masjid terbesar sekaligus tertua, Masjid Raya Kota Kendari juga sering dijadikan tempat itikaf. Fasilitasnya memadai untuk jamaah dalam jumlah banyak, dengan pengaturan area ibadah dan istirahat yang cukup jelas. Cocok bagi jamaah yang ingin suasana ibadah ramai namun tetap tertib.
Masjid di Lingkungan Permukiman Besar
Selain masjid besar, beberapa masjid lingkungan di Kendari juga membuka kesempatan itikaf. Keunggulannya adalah suasana yang lebih sunyi dan jamaah yang tidak terlalu padat. Namun, jamaah disarankan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pengurus masjid terkait aturan dan fasilitas yang tersedia.
Agar itikaf berjalan tertib dan khusyuk, jamaah sebaiknya memperhatikan hal berikut:
Memilih masjid untuk itikaf di Kendari sebaiknya didasarkan pada kenyamanan, ketertiban, dan niat ibadah. Masjid yang baik bukan hanya yang besar atau ramai, tetapi yang mendukung kekhusyukan dan adab berjamaah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis