Minggu, 27 JULI 2025 • 14:16 WIB

Hari Mangrove Sedunia: Wakil Ketua DPRD Kendari Turun ke Pesisir Tanam Bibit dan Komitmen Jaga Alam

Author

Irmawati hadiri penanaman mangrove di Kendari. Aksi nyata pelestarian lingkungan dan komitmen DPRD terhadap kawasan pesisir. (Mufida)

SULTRA - Semangat pelestarian lingkungan hidup terasa kuat di pesisir Kota Kendari saat ratusan peserta berkumpul dalam aksi penanaman mangrove memperingati Hari Mangrove Sedunia. Salah satu tokoh yang hadir langsung adalah Wakil Ketua II DPRD Kota Kendari, Irmawati, yang mewakili Ketua DPRD dalam kegiatan yang diinisiasi oleh kolaborasi pemerintah daerah, LSM, komunitas lokal, dan pelajar.

Irmawati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya aksi hijau tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa ekosistem mangrove adalah benteng alami yang krusial, baik dalam melindungi garis pantai dari abrasi maupun dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

Baca juga: Mahasiswa MBM Sultra Kepung Kantor Wali Kota dan DPRD Baubau: Desak Perbaikan Jalan Rusak di Lea-Lea

"Hari Mangrove Sedunia ini bukan hanya seremoni, tapi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga lingkungan pesisir. Mangrove bukan sekadar tanaman, melainkan pelindung masyarakat dari krisis iklim," ujar Irmawati.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Kendari mendukung penuh inisiatif-inisiatif pelestarian lingkungan melalui penguatan regulasi serta alokasi anggaran yang berpihak pada konservasi.

Baca juga: DPRD Sultra Siap Kawal Tuntutan Sopir Kontainer Terkait Jalan Rusak Menuju Pelabuhan

“Kami terus mendorong kebijakan yang pro-lingkungan dan mengapresiasi gerakan masyarakat yang langsung menyentuh aksi nyata seperti hari ini,” tambahnya.

Penanaman ratusan bibit mangrove ini tidak hanya bertujuan memperkuat vegetasi pantai, tetapi juga menjadi sarana edukatif bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam sejak dini.

Baca juga: Muna Cup 2025: Ajang Taekwondo Se-Sultra Kembali Digelar, Tapi Minim Dukungan

Hari Mangrove Sedunia, yang jatuh setiap tanggal 26 Juli, menjadi momen penting untuk menyuarakan peran vital hutan mangrove yang semakin terancam oleh tekanan pembangunan dan krisis iklim. Kota Kendari pun menegaskan posisinya sebagai bagian dari solusi global melalui aksi lokal yang konkret.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: DPRD Kota Kendari

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU