Ilustrasi air Zam-zam. (Freepik/rawpixel.com) (Mufida)
SULTRA - Air Zam zam merupakan air yang berasal dari sumur suci di Masjidil Haram, Makkah. Tidak heran jika banyak umat Muslim mencari tahu doa minum air zam zam agar ibadahnya lebih sempurna dan penuh makna.
Air Zam zam bukan hanya diminum, tetapi juga diiringi dengan niat dan doa. Dalam berbagai riwayat hadis, disebutkan bahwa air Zam zam memiliki keutamaan sesuai dengan niat orang yang meminumnya. Artinya, apa yang diniatkan dengan sungguh-sungguh, insyaAllah akan dikabulkan oleh Allah SWT.
Salah satu hadis yang cukup populer menyebutkan bahwa air Zam zam tergantung pada tujuan orang yang meminumnya. Artinya, ketika seseorang meminum air Zam zam dengan niat memohon kesembuhan, meminta kelancaran rezeki, mengharap ilmu yang bermanfaat, maka air tersebut menjadi wasilah (perantara) doa yang dipanjatkan.
Berikut lafaz doa minum air Zam zam yang umum diamalkan.
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Latin:
Allahumma inni as’aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan waasi’an, wa syifaa’an min kulli daa’
Arti:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”
Doa ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing selama niatnya jelas dan tulus.
Baca juga: Catat! Ini Daftar Larangan Saat Ihram Haji untuk Pria dan Wanita Beserta Dendanya
Air Zam zam merupakan air istimewa sehingga tentunya ada adab yang seharusnya diikuti.
Tidak ada waktu khusus yang membatasi kapan harus minum air Zam zam. Jamaah yang sedang umrah maupun haji bisa meminum air Zam-zam kapan saja, khususnya pada waktu tertentu seperti di bawah ini.
Baca juga: Urutan Tata Cara Pelaksanaan Haji Sesuai Sunnah Rasulullah yang Mudah Dipahami
Air Zam zam sering dibawa pulang sebagai oleh-oleh dari Tanah Suci. Banyak orang membagikannya kepada keluarga dengan harapan keberkahan yang sama. Jadi, tentu saja boleh.
Namun, perlu diingat, nilai utamanya bukan pada jumlah air yang dibawa, tapi pada keyakinan dan doa yang menyertainya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis