Kapan dan bagaimana niat puasa Ayyamul Bidh? (Freepik) (Mufida)
SULTRA - Setelah Ramadhan dan Lebaran, banyak orang mulai mencari cara sederhana untuk tetap menjaga kualitas ibadah tanpa harus menunggu momen besar seperti Ramadan. Salah satu amalan yang sering direkomendasikan adalah puasa sunnah yang ringan tapi konsisten. Menariknya, waktu dan niat puasa ayyamul bidh justru sering terlewat karena kurangnya informasi yang jelas, padahal amalan ini memiliki keutamaan yang cukup besar dalam ajaran Islam.
Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilakukan pada pertengahan bulan Hijriah, tepatnya saat bulan berada dalam kondisi terang (purnama).
Kata Ayyamul Bidh sendiri berarti “hari-hari putih”, merujuk pada malam yang terang karena cahaya bulan.
Baca juga: Dalil, Niat, dan Keutamaan Puasa Syawal
Waktu puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 13 Hijriah, 14 Hijriah, dan 15 Hijriah. Artinya, puasa dilakukan selama tiga hari berturut-turut di pertengahan bulan.
Untuk menentukan tanggalnya, umat Muslim perlu menyesuaikan dengan kalender Hijriah yang berlaku setiap bulan. Biasanya, jadwal ini juga sudah banyak dibagikan melalui kalender Islam atau aplikasi keagamaan.
Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ayyāmil bīdh sunnatan lillāhi ta‘ālā
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”
Niat ini bisa dibaca pada malam hari atau sebelum terbit fajar, sebagaimana puasa sunnah pada umumnya.
Puasa ini memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:
Baca juga: Jangan Sampai Salah, Ini Panduan Lengkap Niat Puasa Syawal dan Puasa Qadha
Karena jadwalnya berdasarkan kalender Hijriah, banyak orang sering lupa. Oleh karena itu, salah satu cara yang paling sering orang lakukan adalah menandai kalender Hijriah setiap bulan. Di era modern seperti ini juga sudah ada aplikasi pengingat ibadah. Apabila ingin lebih diingatkan, bisa ikut komunitas atau grup yang rutin mengingatkan.
Memahami waktu dan niat puasa ayyamul bidh penting agar amalan sunnah ini tidak terlewat begitu saja. Dengan pelaksanaan yang hanya tiga hari setiap bulan, puasa ini menjadi salah satu ibadah yang sederhana namun memiliki keutamaan besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hadits