Senin, 20 JULI 2026 • 14:58 WIB

Data Penduduk Miskin Kendari Belum Rilis, Ini Data BPS Terbaru yang Bisa Jadi Acuan

Author

Ilustrasi penduduk miskin (AI Generated) (Mufida)

SULTRAPersentase penduduk miskin di Kendari 2026 hingga kini belum dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sebagai acuan terbaru, BPS Provinsi Sulawesi Tenggara merilis bahwa persentase penduduk miskin di Sulawesi Tenggara pada Maret 2025 sebesar 10,54 persen, turun dibandingkan periode sebelumnya. Data ini menjadi gambaran terkini mengenai kondisi kemiskinan di daerah, sembari menunggu publikasi resmi BPS untuk tingkat kabupaten/kota maupun data tahun 2026.

Baca juga: Lengkap! Profil dan Cara Minta Data Riset ke Badan Pusat Statistik di Kendari

Meski belum tersedia data khusus Kota Kendari untuk tahun 2026, perkembangan di tingkat provinsi tetap memberikan gambaran mengenai tren sosial ekonomi yang terjadi di Sulawesi Tenggara.

Data Terbaru Persentase Penduduk Miskin di Kendari 2026

Hingga artikel ini diterbitkan, BPS belum merilis persentase penduduk miskin di Kendari tahun 2026. Sebagai referensi terbaru, BPS Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat bahwa pada Maret 2025:

Baca juga: Cek di Sini! Tempat Melihat Data Kurs Dolar yang Terus Melejit Hari Ini

  1. Persentase penduduk miskin mencapai 10,54 persen.
    2. Jumlah penduduk miskin sebanyak 304,43 ribu orang.
    3. Persentase penduduk miskin di wilayah perkotaan sebesar 6,42 persen.
    4. Persentase penduduk miskin di wilayah perdesaan sebesar 13,13 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di wilayah perkotaan masih lebih rendah dibandingkan wilayah perdesaan di Sulawesi Tenggara.

Faktor Utama Penyebab Naik-Turunnya Angka Kemiskinan

Perubahan angka kemiskinan dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan sosial. Beberapa faktor yang umumnya berpengaruh antara lain:

  1. Ketersediaan lapangan pekerjaan.
  2. Pertumbuhan ekonomi daerah.
  3. Tingkat inflasi, terutama harga bahan pangan.
  4. Pendapatan masyarakat.
  5. Efektivitas program bantuan sosial.
  6. Kondisi cuaca maupun bencana yang memengaruhi mata pencaharian masyarakat.

Selain itu, kenaikan atau penurunan garis kemiskinan juga memengaruhi jumlah penduduk yang dikategorikan miskin menurut metodologi BPS.

Perbandingan Angka Kemiskinan dengan Tahun Sebelumnya

Berdasarkan data BPS, persentase penduduk miskin Sulawesi Tenggara pada Maret 2025 mengalami penurunan dibandingkan dua periode sebelumnya.

Data menunjukkan bahwa terjadi penurunan sebanyak 0,09 persen poin dibandingkan September 2024 dan 0,67 persen poin dibandingkan Maret 2024.

Penurunan tersebut menunjukkan adanya perbaikan kondisi kemiskinan secara umum di tingkat provinsi, meskipun tantangan pengentasan kemiskinan masih menjadi perhatian, terutama di wilayah perdesaan yang memiliki persentase penduduk miskin lebih tinggi.

Program dan Upaya Pemerintah Daerah Mengentaskan Kemiskinan

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus menjalankan berbagai program untuk menekan angka kemiskinan. Upaya yang dilakukan meliputi penyaluran bantuan sosial, pemberdayaan pelaku UMKM, peningkatan keterampilan kerja, pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi produktif.

Pemerintah juga melakukan peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperluas kesempatan kerja sehingga jumlah penduduk miskin dapat terus berkurang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BPS

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU