SULTRA - Sekolah rakyat adalah program pendidikan yang digagas oleh pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan miskin ekstrem. Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama dengan fasilitas belajar yang lengkap, termasuk ruang kelas modern, asrama siswa dan guru, serta sarana pembelajaran digital, guna memastikan siswa mendapatkan pengalaman pendidikan yang optimal. Sekolah rakyat di Sulawesi Tenggara juga akan dibangun di beberapa titik. Program ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sekolah Rakyat bukan sekolah formal biasa. Selain pengajaran kurikulum nasional, sekolah ini sering kali memadukan pembelajaran karakter, keterampilan hidup, hingga persiapan menghadapi tantangan global di era digital. Sekolah ini hadir di luar sistem sekolah reguler, tetapi tetap berada di bawah payung kebijakan pemerintah yang menetapkan standar pendidikan berkualitas.
Baca juga: Sekolah Rakyat Kendari: Proyek Ratusan Miliar Untuk Sekolah Gratis
Tujuan utama Sekolah Rakyat adalah menghapus hambatan ekonomi dalam mengakses pendidikan, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga prasejahtera. Sekolah ini memastikan pendidikan dasar hingga menengah terjangkau secara gratis, termasuk akomodasi, seragam, dan beberapa perlengkapan pendidikan lain.
Daftar Lokasi Sekolah Rakyat di Sulawesi Tenggara
Hingga 2025–2026, program Sekolah Rakyat di Sulawesi Tenggara terus diperluas dengan berbagai lokasi perintis dan rencana pembangunan fasilitas permanen:
Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 70 Kendari
Di Kota Kendari, fasilitas Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 70 sudah beroperasi dengan jenjang mulai dari SD hingga SMA. Sekolah ini sementara menempati fasilitas di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari sebelum fasilitas permanen dibangun. Kegiatan awal mencakup Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan pembekalan karakter serta disiplin.
Lokasi Rencana Sekolah Rakyat di Kendari
Pemkot Kendari telah menyiapkan lahan seluas sekitar 6,8–8,9 hektare di Kelurahan Abeli Dalam, Kecamatan Puuwatu, untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Fasilitas ini nantinya direncanakan mencakup ruang kelas, laboratorium, asrama, hingga sarana olahraga untuk mendukung kegiatan belajar siswa dari berbagai jenjang secara terpadu.
Sekolah Rakyat di Daerah Lain di Sultra
Selain Kendari, ada juga rencana dan penerapan sekolah serupa di wilayah lain seperti Kabupaten Buton Tengah serta rencana pembukaan sekolah rakyat di Kabupaten Konawe Selatan dan Konawe, mengikuti usulan Pemerintah daerah.
Baca juga: Sertifikat Lahan Rampung, Pembangunan SMA Unggul Garuda di Sultra Siap Dimulai
Fasilitas, Jenjang, dan Sistem Pembelajaran
Sekolah Rakyat menyediakan fasilitas pendidikan yang dirancang memadai seperti:
- Ruang kelas modern
- Asrama siswa dan guru
- Laboratorium pendidikan
- Sarana olahraga dan kegiatan luar kelas
- Fasilitas digital untuk pembelajaran berbasis aplikasi
- Sekolah ini menyelenggarakan pembelajaran dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, sehingga siswa berkesempatan menyelesaikan pendidikan formal secara bertahap tanpa biaya sekolah, sambil mendapatkan pengalaman hidup di lingkungan pendidikan terintegrasi dan dukungan sosial.
- Sistem pembelajaran juga mempertimbangkan keseimbangan antara akademik dan pengembangan karakter, termasuk disiplin, keagamaan, dan kesehatan.
Syarat Pendaftaran dan Akses Masuk
Pendaftaran di Sekolah Rakyat biasanya ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Verifikasi lapangan dilakukan oleh pihak terkait seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), untuk memastikan akses kepada mereka yang benar-benar membutuhkan pendidikan ini.
Baca juga: Kendari Siap Bangun Sekolah Rakyat, Tanda Komitmen Baru untuk Pemerataan Pendidikan
Program sekolah rakyat di Sulawesi Tenggara diharapkan mampu menurunkan angka putus sekolah di daerah terpencil atau masyarakat kurang mampu, meningkatkan kualitas SDM lokal dengan membuka kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas, serta membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan, termasuk dalam aspek sosial, teknologi, dan ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Sultra