SULTRA - Proyek pelayanan publik yang menuntut keterlibatan masyarakat secara langsung akhirnya resmi dimulai pembangunannya. Di Lapangan Benu-Benua, Kelurahan Punggaloba, pemerintah daerah bersama jajaran TNI memulai pembangunan Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), yang disebut sebagai titik awal pengembangan koperasi serupa di seluruh wilayah kota.
Peletakan batu pertama dipimpin Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, berdampingan dengan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Keduanya menandai dimulainya pembangunan pada Rabu, 26 November 2025, sebagai langkah awal dari program prioritas pemerintah pusat.
Baca juga: Program Koperasi Merah Putih Di Sultra Untuk Kemandirian Ekonomi Komunitas
Dalam pengantarnya, Bangun Nawoko menilai langkah Pemerintah Kota Kendari menyediakan lahan menunjukkan dukungan yang tidak setengah hati. Ia menyoroti bahwa lokasi yang dipilih cukup strategis dan layak dijadikan pusat kegiatan ekonomi warga. Menurutnya, pembangunan ini tidak dimaksudkan sebagai proyek elitis yang hanya dilihat dari jauh, tetapi wadah gotong royong yang memberi ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung.
Ia menegaskan bahwa partisipasi warga bukan sekadar simbolik. Pengerjaan lapangan akan melibatkan masyarakat sekitar agar manfaat ekonomi terasa sejak tahap konstruksi. Selain itu, media dan publik diminta aktif mengawasi jalannya pembangunan agar fasilitas ini nantinya bekerja sebagaimana tujuan awalnya.
Baca juga: Peresmian Koperasi Kelurahan Merah Putih, Dorong Ekonomi Warga dari Akar
Proyek KKMP ditargetkan selesai dalam 92 hari. Sesuai instruksi Kodam XIV Hasanuddin, setiap titik pengerjaan akan dipantau satu Babinsa untuk memastikan efisiensi dan akuntabilitas.
Wali Kota Siska Karina Imran melihat pembangunan gerai koperasi ini sebagai capaian penting bagi Kendari. Ia menyebut kota tersebut sebagai lokasi perdana dari total 65 kelurahan yang akan mendapatkan fasilitas serupa. Kehadiran proyek ini diharapkan menjadi contoh bagi titik-titik berikutnya.
Ia juga menekankan bahwa masyarakat berperan menjaga kualitas pembangunan, bukan menyerahkan seluruhnya pada pemerintah atau TNI. Pengawasan publik dianggap penting agar proyek berjalan sesuai harapan dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi warga kelurahan.
Saat ini Kendari telah memulai pembangunan KKMP di 12 titik awal, antara lain Punggaloba, Puuwatu, Anawai, Lepo-Lepo, Baruga, Lalolara, Anduonohu, Bende, Abeli, Petoaha, Bungkutoko, dan Nambo. Pemerintah berharap percepatan di titik-titik awal dapat membuka jalan bagi penyelesaian seluruh program koperasi kelurahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Kendari