Penemuan jasad nelayan yang hilang usai dihantam Kapal Tongkang. (Facebook/Wahyudi Wahyudi) (Mufida)
SULTRA - Seorang pria lanjut usia bernama La Rone (63) asal Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, ditemukan meninggal dunia di perairan antara Tampo dan Pulau Renda, Minggu (19/10/2025) pagi. Penemuan ini menjadi kelanjutan dari insiden tabrakan antara longboat dan kapal tongkang Buana yang terjadi sehari sebelumnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, membenarkan bahwa korban ditemukan dalam proses pencarian hari kedua oleh tim SAR gabungan. Ia menjelaskan, jasad korban ditemukan terapung sekitar 0,6 mil laut dari titik awal dilaporkan hilang. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Baca juga: Pemuda Hilang Usai Jatuh dari Kapal di Perairan Samarengga, Tim SAR Konut Dikerahkan
Sementara itu, satu korban lainnya, La Onus (51), hingga kini masih dalam pencarian. Tim SAR membagi upaya pencarian menjadi dua kelompok: tim pertama menggunakan rigid inflatable boat (RIB) untuk menyisir area seluas 2 mil laut persegi di sekitar lokasi awal, sedangkan tim kedua menggunakan 10 longboat untuk menyisir pesisir Pulau Renda hingga Pantai Buli Toroh dengan area pencarian sekitar 4,54 mil laut persegi.
Diketahui sebelumnya, insiden terjadi pada Sabtu (18/10) siang, saat longboat yang ditumpangi tiga warga Tampo yakni La Rone, La Onus, dan Muhtari yang tertabrak kapal tongkang Buana setelah diduga memotong jalur pelayaran. Dari tiga penumpang tersebut, Muhtari berhasil selamat, sementara dua lainnya sempat dinyatakan hilang sebelum satu di antaranya kini ditemukan meninggal dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas SAR Kendari