Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 31 AGUSTUS 2025 • 20:19 WIB

Salut! Kapolda Sultra Duduk Bersama Ratusan Driver Ojol Saat Unjuk Rasa

Salut! Kapolda Sultra Duduk Bersama Ratusan Driver Ojol Saat Unjuk RasaMapolda Sultra duduk bersama para driver ojek online yang sedang berunjuk rasa. (Facebook/ Polresta Kendari) (Mufida)

SULTRA - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Kendari menggelar aksi damai di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, Minggu (31/8/2025) sore. Mereka menyuarakan keprihatinan sekaligus menuntut keadilan atas insiden tragis yang menimpa rekan mereka, Affan Kurniawan, di Jakarta Pusat beberapa hari lalu.

Alih-alih menjaga jarak dari massa, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko memilih langkah berbeda. Ia keluar dari gerbang markas, berjalan mendekati kerumunan, lalu duduk bersila bersama para pengemudi ojol di atas aspal. Tindakan itu langsung mencairkan ketegangan yang sempat terasa di lokasi.

Baca juga: Aksi Heroik Ibu Berjilbab Pink di Tengah Unjuk Rasa, Sempat Bikin Keluarga Cemas

Dalam dialog terbuka, Didik menyampaikan penghormatan atas cara damai yang dipilih para pengunjuk rasa. Ia menegaskan, aparat kepolisian sudah menindak tegas pelaku penabrakan Affan, dan memastikan proses hukum akan berjalan transparan. Lebih jauh, ia berjanji menyampaikan langsung aspirasi para ojol Kendari ke pimpinan Polri di tingkat pusat.

“Saya sangat mengapresiasi cara teman-teman menyampaikan aspirasi dengan damai. Pesan ini jelas, dan akan kami teruskan ke Kapolri,” ungkap Didik.

Baca juga: Tragedi Mahasiswa Ojol Tewas, Respons Grab Disorot Warganet

Kapolda Sultra juga menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa yang menimbulkan duka mendalam itu. Ia menekankan komitmen Polri untuk mencegah insiden serupa terulang, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Aksi tersebut kemudian ditutup dengan momen penuh haru. Massa bersama jajaran Polda Sultra melaksanakan salat magrib berjemaah, dilanjutkan salat gaib untuk mendoakan almarhum Affan. Kebersamaan itu menghadirkan simbol kuat bahwa polisi dan masyarakat bukan pihak yang saling berhadapan, melainkan mitra dalam menjaga kedamaian.

Hari itu menjadi bukti, menyuarakan aspirasi tidak harus berujung pada kericuhan. Melalui pendekatan yang humanis, suara rakyat tetap tersampaikan, solidaritas terjaga, dan keamanan daerah pun tetap kondusif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bidhumas Polda Sultra

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Salut! Kapolda Sultra Duduk Bersama Ratusan Driver Ojol Saat Unjuk Rasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!