Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 22 AGUSTUS 2025 • 12:13 WIB

BSM Sultra: Harapan Baru Pelajar dari Keluarga Kurang Mampu, Kuota Masih Terbatas

BSM Sultra: Harapan Baru Pelajar dari Keluarga Kurang Mampu, Kuota Masih TerbatasDisdikbud Sultra tengah mempersiapkan bantuan untuk siswa miskin. (Dok. Disdikbud Sultra) (Mufida)

SULTRA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyalakan harapan bagi ribuan pelajar dari keluarga miskin melalui program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Program ini dihadirkan untuk mencegah anak-anak putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya.

Kepala Dikbud Sultra, Aris Badara, menjelaskan bahwa BSM diberikan dalam bentuk bantuan tunai langsung kepada penerima. Namun, ia tidak menutup mata terhadap keterbatasan program.  “Dari total sekitar 120 ribu pelajar di Sultra, kuota BSM kali ini tidak sampai 2.000 anak. Artinya masih sangat kecil dibandingkan kebutuhan riil di lapangan,” ujar Aris, Rabu (20/8/2025).

Baca juga: Sekolah Menengah Atas di Konawe Terpaksa Gunakan Kelas Darurat karena Minim Ruang Belajar

Agar benar-benar tepat sasaran, pemerintah akan menerapkan seleksi ketat. Hanya siswa dengan kondisi ekonomi benar-benar lemah dan memenuhi syarat yang berhak menerima bantuan ini. Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka memberikan arahan agar anggaran BSM ditingkatkan pada APBD Perubahan. Langkah ini diharapkan memperluas cakupan penerima, sehingga lebih banyak anak miskin dapat tetap duduk di bangku sekolah.

Menariknya, perhatian Dikbud tidak hanya terfokus pada kelompok rentan. Pemerintah juga menyiapkan penghargaan khusus untuk siswa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Aris menegaskan, pendidikan di Sultra harus seimbang. Di satu sisi mengangkat mereka yang kesulitan agar tidak terpinggirkan, di sisi lain memberi apresiasi tinggi kepada siswa yang berhasil mengharumkan nama daerah.

Baca juga: SPPG Kendari Barat dan Wua-Wua Jalin MoU Bersama Sekolah, Dukung Gizi dan Pendidikan Anak Lewat Program MBG

Program BSM meski kecil, membawa arti besar. Bagi seorang anak dari keluarga miskin, bantuan ini bisa menjadi penyelamat agar tetap bisa mengenakan seragam sekolah, membeli buku, dan mengejar cita-cita. Di balik keterbatasan anggaran, program ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah masih terus berusaha mencari jalan agar tidak ada anak Sultra yang putus sekolah karena kemiskinan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Disdikbud Sultra

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BSM Sultra: Harapan Baru Pelajar dari Keluarga Kurang Mampu, Kuota Masih Terbatas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!