Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 19 JULI 2025 • 11:15 WIB

Mimpi Sarjana Siti Terancam Pupus: Mahasiswi Pejuang dari Buton Kehilangan Motor Satu-satunya

Mimpi Sarjana Siti Terancam Pupus: Mahasiswi Pejuang dari Buton Kehilangan Motor Satu-satunyaSiti Sofia Hartina, mahasiswi berprestasi asal Buton, harus menunda perjuangannya kuliah sambil ojek usai motornya dicuri. (Freepik) (Mufida)

SULTRA - Di tengah hiruk pikuk Kota Kendari, kisah perjuangan seorang mahasiswi muda bernama Siti Sofia Hartina menyentuh banyak hati. Usianya baru 21 tahun, namun semangatnya menapaki pendidikan tinggi sebanding dengan beban yang ia pikul. Mahasiswi jurusan Kesehatan Masyarakat di Universitas Halu Oleo ini bukan hanya sibuk belajar, namun dia juga menjadi pengojek harian demi membiayai kuliahnya sendiri dan membantu keluarga di kampung halaman, Lasalimu Selatan, Buton.

Baca juga: Rahmat Lagaligo Atlet Taekwondo Wakili Indonesia di Korea, Buktikan Anak Konawe Bisa Tembus Kancah Dunia

Namun, harapan yang telah ia bangun perlahan hancur pada Jumat dini hari, 11 Juli 2025. Motor satu-satunya yang menjadi alatnya berjuang hilang dicuri di samping indekos tempat tinggalnya, Jalan Terong, Kecamatan Kambu. CCTV menunjukkan seorang pria berseragam hitam dan bercadar membawa kabur motor dengan santai, seolah tak ada rasa bersalah.

Motor itu bukan sekadar kendaraan. Ia adalah tumpuan hidup, penghubung antara impian dan kenyataan. Kini, Siti terpaksa berhenti mengojek. Pendapatan hilang, biaya kuliah pun terancam tak terpenuhi. Ia sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Poasia dan berharap besar agar pelaku bisa tertangkap dan motornya kembali.

Baca juga: Wa Ode Alika Zea Chanidya Asal Muna Barat Terpilih sebagai Paskibraka Nasional

Siti bukan mahasiswi biasa. Sejak SMA, ia sudah mengukir banyak prestasi: mewakili sekolah di O2SN bulu tangkis, anggota Paskibraka Baubau dan kampus, juara film pendek tingkat nasional dalam FLS2N, hingga baru-baru ini menjadi juara 2 handball di Wali Kota Cup I Kendari. Semua itu ia lakukan sambil terus menapaki jalan pendidikan yang penuh rintangan.

Kini, perjuangan Siti menunggu uluran tangan keadilan dan empati. Sebab bagi sebagian orang, kehilangan motor mungkin hal sepele. Tapi bagi Siti, itu bisa jadi akhir dari mimpi menjadi sarjana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bidhumas Polda Sultra

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mimpi Sarjana Siti Terancam Pupus: Mahasiswi Pejuang dari Buton Kehilangan Motor Satu-satunya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!