Kurir ekspedisi di Unaaha ditikam karena komentar korban di medsos (Freepik) (Mufida)
SULTRA - Seorang kurir ekspedisi berinisial AJS menjadi korban penikaman yang terjadi di sebuah kedai kopi di kompleks perkantoran Pemkab Konawe, Kecamatan Unaaha, Jumat malam (4/7/2025). Pelaku, ANJ, diduga nekat menikam korban karena tersinggung oleh status AJS di media sosial yang mengkritik kualitas layanan pengiriman.
Baca juga: Pemkot Baubau Terbitkan Edaran Larangan Joget untuk Jaga Ketertiban dan Cegah Konflik
Masalah berawal dari unggahan AJS yang meminta masyarakat untuk tidak menggunakan jasa kurir tersebut karena pelayanan yang dianggap kurang memuaskan. Unggahan ini memicu emosi ANJ yang merasa komentar tersebut menyerang reputasi dan harga dirinya.
Keduanya kemudian sepakat bertemu untuk membicarakan persoalan tersebut. Sayangnya, pembicaraan berubah menjadi pertengkaran, dan ANJ menyerang AJS dengan pisau, menodongkan luka tusuk di bagian pinggang.
Pelaku langsung diamankan oleh polisi setelah menerima laporan. Sementara korban sempat dilarikan ke rumah sakit setempat dan akhirnya meninggal dunia pada hari Minggu (6/7/2025).
Baca juga: Acara Joget di Gumanano Buton Tengah Berujung Penikaman, Tiga Pengunjung Luka
Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Abdul Azis Husein Lubis, membenarkan bahwa ANJ kini ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal penganiayaan. Saat ini, polisi masih menunggu hasil visum dan dokumen kematian resmi untuk kemungkinan penambahan sangkaan pidana.
Kejadian ini menjadi peringatan keras mengenai dampak ujaran di media sosial dan bagaimana kata-kata bisa memicu kekerasan. Polisi mengimbau masyarakat untuk menjaga emosi dan menggunakan platform digital secara bijak.
Sementara penyidik terus menggali fakta dan saksi lain untuk memastikan seluruh proses hukum berjalan adil dan transparan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polres Konsel