Sabtu, 11 APRIL 2026 • 21:06 WIB

Kendari Akan Menjadi Tuan Rumah Kegiatan UCLG 2026

Author

Ilustrasi kegiatan internasional. (Freepik/rawpixel.com) (Mufida)

SULTRA - Kota Kendari bersiap menjadi pusat perhatian internasional seiring pelaksanaan kegiatan UCLG di Kendari yang dijadwalkan berlangsung pada 6–9 Mei 2026. Agenda bertaraf global ini menghadirkan perwakilan pemerintah daerah dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik, menjadikan Kendari sebagai salah satu titik penting dalam percaturan kerja sama antar kota dunia.

Tidak hanya menjadi ajang seremonial, forum ini juga membawa dampak strategis bagi pembangunan daerah, mulai dari sektor pariwisata hingga peluang investasi. Bagi masyarakat, momen ini bisa menjadi titik balik yang membuka akses lebih luas terhadap jaringan global.

Baca juga: Kendari Bersiap Jadi Tuan Rumah UCLG ASPAC 2026, Wali Kota Tinjau Lokasi dan Tata Kota

Apa Itu UCLG ASPAC dan Mengapa Penting?

UCLG ASPAC merupakan bagian dari jaringan United Cities and Local Governments (UCLG), organisasi internasional yang menaungi pemerintah daerah di seluruh dunia. Di kawasan Asia-Pasifik, organisasi ini dikenal sebagai salah satu forum terbesar yang mempertemukan ribuan kota dan wilayah.

Secara keseluruhan, jaringan ini merepresentasikan lebih dari 7.000 pemerintah daerah dengan cakupan populasi mencapai miliaran jiwa. Skala tersebut menjadikan forum ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan ruang strategis untuk membahas isu global dari perspektif lokal.

Tujuan Utama Kegiatan UCLG di Kendari

Pelaksanaan kegiatan UCLG di Kendari tidak lepas dari tujuan besar untuk memperkuat kolaborasi antar daerah. Forum ini dirancang sebagai wadah berbagi pengalaman, inovasi, serta strategi pembangunan yang relevan dengan tantangan masa kini.

Beberapa fokus utama yang diangkat antara lain:

  • Penguatan jejaring internasional antar kota
  • Pertukaran praktik terbaik dalam pembangunan daerah
  • Pengembangan kebijakan publik yang adaptif dan berkelanjutan

Dengan kata lain, ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga ruang negosiasi ide yang bisa berdampak langsung pada kebijakan di tingkat lokal.

Tema Besar 2026: Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Inklusif

Pada tahun 2026, forum ini mengusung tema besar tentang pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi inklusif. Tema ini menyoroti pentingnya membangun sektor pariwisata tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, isu ketahanan kota juga menjadi perhatian, terutama dalam menghadapi perubahan global seperti krisis iklim dan dinamika ekonomi. Tema ini cukup relevan bagi Kendari yang memiliki potensi besar sebagai daerah pesisir dengan kekayaan sumber daya alam.

Isu Strategis yang Akan Dibahas

Dalam pelaksanaannya, forum ini tidak hanya berfokus pada pariwisata. Sejumlah sektor lain juga menjadi bagian dari pembahasan, di antaranya:

  • Lingkungan dan keberlanjutan
  • Kesehatan masyarakat
  • Kelautan dan perikanan
  • Pengembangan ekonomi lokal

Topik-topik ini dipilih karena memiliki keterkaitan langsung dengan karakter wilayah Asia-Pasifik, termasuk Indonesia bagian timur.

Mengapa Kendari Dipilih sebagai Tuan Rumah?

Penunjukan Kendari sebagai lokasi pelaksanaan bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki potensi sekaligus kesiapan untuk menjadi tuan rumah forum internasional.

Selain letak geografis yang strategis, Kendari juga mulai menunjukkan perkembangan dalam sektor pariwisata dan infrastruktur. Momentum ini sekaligus menjadi bentuk pengakuan terhadap daya saing daerah di tingkat regional.

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Pelaksanaan kegiatan UCLG di Kendari diperkirakan membawa sejumlah dampak nyata bagi masyarakat lokal, di antaranya:

  • Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan
  • Perputaran ekonomi yang lebih dinamis
  • Peluang usaha bagi pelaku UMKM
  • Promosi budaya dan produk lokal ke pasar internasional

Selain dampak jangka pendek, forum ini juga membuka peluang investasi yang cukup besar. Kehadiran delegasi dari berbagai negara berpotensi menarik minat investor untuk menanamkan modal di berbagai sektor.

Beberapa sektor yang berpeluang berkembang antara lain pariwisata, infrastruktur, ekonomi kreatif, serta kelautan dan perikanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU