Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 19:27 WIB

7 Spot Foto Terbaik di Sultra, Pecinta Alam Wajib Ke Sini

Author

Ilustrasi spot foto terbaik saat diving. (Freepik/tirachard) (Mufida)

SULTRA - Sulawesi Tenggara menyimpan banyak lokasi estetik yang belum terlalu ramai, tapi punya visual kelas nasional. Jika Anda sedang mencari spot foto terbaik di Sultra, pilihannya tidak hanya pantai. Mulai dari pulau eksotis, benteng bersejarah, perbukitan unik, hingga surga bawah laut, semuanya tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Setiap kabupaten atau kota di Sulawesi Tenggara memiliki spot foto ikonik dan terbaik untuk para pengunjungnya.

1. Pulau Bokori

Pulau Bokori terkenal dengan pasir putih bersih dan air laut bergradasi biru toska. Dermaga kayu dan deretan gazebo menjadi latar foto favorit wisatawan. Jika Anda berkunjung ke Pulau Bokori, aksesnya 1 jam dari Kota Kendari, lalu naik perahu ke Pulau dan membayar 10.000 per orang. Waktu terbaik untuk berfoto adalah pada pagi hari hingga menjelang sore saat cahaya matahari tidak terlalu keras.

2. Benteng Keraton Buton – Baubau

Benteng Keraton Buton dikenal sebagai salah satu benteng terluas di dunia. Dinding batu kapur, meriam tua, dan panorama kota dari ketinggian menjadikannya spot foto bersejarah yang unik. Foto terbaik bisa Anda dapatkan di sore hari saat golden hour. Anda akan mendapatkan foto perpaduan sejarah Kesultanan Buton dan lanskap perbukitan.

Baca juga: Mengenal Gua Lapahia di Sultra, Surga Cave Diving Alami Favorit Wisatawan Asing

3. Puncak Toliamba & Diving Wakatobi – Wakatobi

Puncak Toliamba menawarkan pemandangan laut luas dari ketinggian, sementara bawah laut Wakatobi dikenal sebagai salah satu spot diving terbaik di Indonesia. Puncak Toliamba memberikan pemandangan puncak terbaik di pagi dan sore hari menjelang matahari terbenam. Lalu untuk diving, bisa di pagi atau siang hari.

4. Bukit Teletubbies – Bombana

Bukit ini memiliki hamparan perbukitan hijau bergelombang yang menyerupai latar serial anak-anak, tapi versi tropis. Saat musim hujan, warnanya lebih hijau dan kontras. Apabila Anda berkunjung di pagi hari maka akan mendapatkan foto bernuansa kabut tipis. Gunakan outfit warna cerah agar kontras dengan latar hijau.

5. Air Terjun Moramo – Konawe Selatan

Air Terjun Moramo memiliki undakan alami bertingkat yang jarang ditemukan di tempat lain. Aliran air yang bertingkat menciptakan efek visual unik. Datanglah di pagi hari saat air jernih dan belum ramai pengunjung.

6. Pantai Tamborasi – Kolaka

Pantai Tamborasi dikenal sebagai muara sungai terpendek di dunia yang langsung bertemu laut. Airnya jernih dan cocok untuk foto landscape. Waktu terbaik berkunjung adalah siang hari saat air terlihat paling biru. Foto viral dari pengunjung adalah foto dari sisi pertemuan sungai dan laut untuk komposisi unik.

Baca juga: Jarang Dibahas, Ini 3 Tempat Wisata Alam di Sultra yang Bikin Nagih

7. Danau Napabale – Muna

Danau Napabale memiliki fenomena air pasang surut yang terhubung ke laut melalui terowongan alami. Kombinasi tebing karst dan air tenang membuatnya sangat fotogenik. Datanglah di sore hari untuk menangkap refleksi air yang lebih tenang. Danau ini juga dikelilingi pemandangan tebing melingkar yang membingkai danau.

Tips Foto Saat Liburan

  1. Datang lebih pagi untuk menghindari cahaya terlalu keras
  2. Manfaatkan golden hour
  3. Gunakan sudut rendah atau framing alami seperti pepohonan dan bebatuan
  4. Perhatikan cuaca sebelum berangkat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram Pariwisata Sultra

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU