Ilustrasi air terjun. (Freepik/tawatchai07) (Mufida)
SULTRA - Membicarakan tempat wisata di Sultra sering kali berhenti di nama-nama besar yang sudah terlalu sering muncul di linimasa. Padahal, Sulawesi Tenggara menyimpan banyak destinasi alam yang masih sepi, mudah diakses, dan menawarkan pengalaman yang jauh dari keramaian. Tempat-tempat ini bukan sekadar indah, tapi juga memberi ruang untuk benar-benar beristirahat dari hiruk pikuk kota.
Beberapa destinasi bahkan bisa dijangkau kurang dari dua jam dari Kendari, dengan akses jalan yang relatif mulus. Cocok untuk liburan singkat, healing tanpa ribet, atau sekadar ingin melihat sisi lain Sultra yang jarang dibicarakan.
Baca juga: 4 Waduk dan Danau di Sulawesi Tenggara yang Menjadi Ikon Wisata Alam
Pantai Anggalo terletak di Desa Waworaha, Kabupaten Konawe, dan bisa ditempuh sekitar 40 menit dari Kota Kendari. Pantai ini menawarkan suasana yang berbeda dari pantai pada umumnya. Hamparan mangrove berpadu dengan latar pegunungan, menciptakan pemandangan yang tenang dan terasa sangat “pelan”.
Di sini, pengunjung bisa menikmati aktivitas santai seperti paddle board atau sekadar duduk menikmati angin laut. Karena belum ramai, Pantai Anggalo cocok bagi siapa pun yang ingin menjauh dari kebisingan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Sekitar 1,5 jam perjalanan dari Kendari melalui Kecamatan Moramo Utara, Moramo Highland hadir sebagai destinasi alam yang cukup lengkap namun belum terlalu dikenal. Dengan jarak tempuh sekitar 60–65 kilometer, kawasan ini menawarkan berbagai wahana seperti ATV, flying fox, area pemancingan, hingga gazebo untuk bersantai.
Moramo Highland juga menyediakan area camping dan villa, sehingga cocok untuk liburan keluarga maupun kegiatan komunitas. Udara sejuk dan lanskap perbukitan menjadi nilai tambah yang membuat tempat ini layak dipertimbangkan.
Baca juga: Ajak Anak Belajar Menanam Pepaya, Agrowisata California Jadi Wisata Edukatif Favorit Keluarga
Masih di jalur Moramo, Air Terjun Moramo menjadi salah satu destinasi alam paling ikonik di Sultra, meski belum selalu ramai pengunjung. Air terjun ini terdiri dari tujuh tingkatan utama dan puluhan kolam alami yang mengalir berundak.
Perjalanan menuju lokasi memang melewati jalan pedesaan yang sedikit berkelok, namun pemandangan hijau dan suara alam sepanjang jalan menjadi bagian dari pengalaman. Airnya jernih, suasananya sejuk, dan cocok untuk melepas penat dari rutinitas kota.
Destinasi yang belum mainstream memberi ruang untuk menikmati alam tanpa distraksi. Tidak perlu antre, tidak perlu berebut spot foto, dan lebih dekat dengan kehidupan lokal. Bagi Sultra, tempat-tempat seperti ini adalah wajah lain pariwisata yang pelan tapi jujur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis